Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Sumut Dukung Kinerja Kapolrestabes Medan Berantas Kejahatan

Mistar.idSenin, 9 Februari 2026 pukul 20.59 WIB
aliansi_masyarakat_peduli_hukum_sumut_dukung_kinerja_kapolrestabes_medan_berantas_kejahatan

Salah satu massa aksi, Gelmok Samosir saat menyuarakan aspirasi di depan Polrestabes Medan. (foto: putra/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Sumut menggelar aksi damai di depan Polrestabes Medan, Senin (9/2/2026). Aksi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja Kapolrestabes Medan dalam memberantas berbagai tindak kriminal di Kota Medan.

Dalam aksinya, massa menyampaikan apresiasi atas langkah tegas Polrestabes Medan menangani kasus kejahatan, mulai dari pencurian, penganiayaan, narkoba, perjudian, hingga aksi begal yang meresahkan masyarakat.

Ketua LSM Penjara Indonesia, Ahmad Rizal alias Boy, mengatakan penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan berkeadilan, termasuk membuka ruang penyelesaian yang objektif tanpa mengabaikan rasa keadilan masyarakat.

“Tujuan hukum bukan sekadar menghukum, tetapi juga memulihkan dan menjaga ketertiban sosial. Tapi kami melihat Kapolrestabes Medan sudah menunjukkan keseriusan menjaga kamtibmas di Kota Medan,” ujarnya dalam orasi.

Boy juga menegaskan dukungan penuh kepada jajaran Satreskrim Polrestabes Medan agar terus bekerja transparan dan tidak terpengaruh intervensi pihak mana pun.

Sementara itu, Ketua DPCP Sumut, Nico Nadeak menilai langkah Polrestabes Medan merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam memberantas narkoba, perjudian, serta jaringan kriminal.

“Kami mengapresiasi tindakan tegas dan terukur Kapolrestabes Medan demi menjaga keamanan masyarakat. Tidak boleh ada tindakan main hakim sendiri, semua harus melalui proses hukum,” kata Nico.

Hal senada disampaikan Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Sumut, Dedi Harvi. Menurutnya, Polrestabes Medan bekerja untuk kepentingan masyarakat luas dan harus didukung bersama.

“Penegakan hukum harus setara, transparan, dan tanpa intervensi. Kami berdiri bersama Polri agar Kota Medan tetap aman dan kondusif,” ucapnya.

Advokat Gelmok Samosir juga menyampaikan Kota Medan tidak boleh dikuasai oleh begal, narkoba, judi, dan kekerasan jalanan.

“Kami mendukung Kapolrestabes Medan untuk terus menindak tegas seluruh pelaku kejahatan tanpa pandang bulu. Polisi dan masyarakat harus berjalan bersama,” katanya.

Dalam aksi tersebut, massa juga menyanyikan lagu Maju Tak Gentar sebagai simbol dukungan moral kepada aparat kepolisian. Sebelumnya diberitakan, dua massa saling menyampaikan orasi di depan Mapolrestabes Medan, Senin (9/2/2026).

Keduanya saling berbeda pandangan. Salah satu massa aksi dari mahasiswa, menilai Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak gagal dalam melaksanakan tugas. Mereka membentangkan spanduk bertukiskan agar Kapolri mencopot perwira berpangkat tiga melati emas itu.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN