Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Laufey Konser di Indonesia 23 Mei 2026: Profil, Prestasi Grammy, dan Harga Tiket

Mistar.idSenin, 9 Maret 2026 pukul 20.47 WIB
laufey_konser_di_indonesia_23_mei_2026_profil_prestasi_grammy_dan_harga_tiket

Laufey yang akan Konser di Indonesia 23 Mei 2026. (foto:telegraf/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Nama Laufey semakin tak asing di telinga pencinta musik dunia. Penyanyi dan penulis lagu berdarah Islandia–Tionghoa ini sukses membawa warna baru dalam musik jazz modern dan menjadikannya relevan di kalangan generasi muda.

Setelah dua kali tampil di Indonesia lewat festival, Laufey akhirnya akan menggelar konser tunggalnya di Tanah Air pada 23 Mei 2026 di NICE PIK 2. Konser ini menjadi bagian dari tur dunia bertajuk A Matter of Time Tour, yang mempromosikan album terbarunya.

Lantas, siapa sebenarnya Laufey dan mengapa namanya begitu cepat melejit di industri musik global?

Siapa Laufey? Profil dan Rekam Jejaknya

Laufey Lín Bing Jónsdóttir lahir di Reykjavík, Islandia. Ia tumbuh dalam keluarga musisi; sang ibu adalah pemain biola klasik. Sejak kecil, Laufey telah mempelajari piano dan cello, lalu mendalami komposisi musik dengan pendekatan klasik dan jazz.

Pendidikan musiknya semakin matang ketika ia menempuh studi di Berklee College of Music, Amerika Serikat. Dari sinilah identitas musikalnya terbentuk: memadukan jazz klasik ala Ella Fitzgerald dengan sensibilitas pop modern yang intim dan personal.

Namanya mulai dikenal luas setelah aktif membagikan penampilan dan lagu orisinal di media sosial, terutama TikTok. Pendekatannya yang “old soul” namun tetap relevan dengan keresahan generasi muda membuat musiknya viral dan cepat menyebar secara global.

Dua Kali Raih Grammy, Jazz Jadi Arus Utama

Karier Laufey mencapai puncak baru saat memenangkan Grammy Awards kategori Best Traditional Pop Vocal Album lewat album Bewitched. Ia kembali mencetak sejarah dengan kemenangan Grammy berikutnya melalui album A Matter of Time.

Prestasi ini menempatkan Laufey sebagai salah satu figur penting dalam kebangkitan jazz-pop di era streaming. Lagu-lagunya seperti “From The Start” dan “Lover Girl” mencatat jutaan streaming dan kerap digunakan sebagai latar konten di TikTok, memperluas basis penggemarnya secara organik.

Tak hanya itu, ia juga tampil di berbagai panggung besar internasional, termasuk festival musik bergengsi, yang semakin memperkuat reputasinya sebagai performer kelas dunia.

Mengapa Laufey Bisa Terkenal?

Ada beberapa faktor kunci yang membuat Laufey menonjol:

1. Jazz yang Ramah Generasi Muda

Ia mengemas jazz dengan lirik romantis, jujur, dan relatable bagi Gen Z—tentang cinta sepihak, kerinduan, hingga self-doubt.

2. Identitas Visual dan Artistik yang Kuat

Laufey tampil dengan estetika klasik nan elegan, namun tetap segar dan modern. Citra ini memperkuat positioning-nya sebagai “modern jazz sweetheart”.

3. Dukungan Era Digital

Strategi distribusi musik dan pendekatan personal di media sosial membuatnya dekat dengan penggemar dan mempercepat pertumbuhan globalnya.

Kapan Laufey Konser di Indonesia?

Kabar yang paling dinantikan penggemar akhirnya terjawab. Laufey dijadwalkan tampil di Indonesia pada:

- Tanggal: 23 Mei 2026

- Lokasi: NICE PIK 2

- Tur: A Matter of Time Tour

Konser ini dipromotori oleh Java Festival Production dan Northstar Entertainment, dua nama besar dalam industri pertunjukan musik Tanah Air.

Harga tiket dibanderol mulai dari Rp750.000 hingga Rp2.750.000, tergantung kategori dan posisi tempat duduk. Antusiasme penggemar diperkirakan tinggi, mengingat rekam jejak penampilannya di Indonesia sebelumnya selalu dipadati penonton.

Sebelum konser solo ini, Laufey telah dua kali tampil dalam ajang Java Jazz Festival, yang menjadi salah satu festival jazz terbesar di Asia Tenggara.

Sorotan Unggulan dan Fakta Menarik

- Laufey menjadi salah satu ikon kebangkitan jazz di era Gen Z.

- Ia memadukan aransemen orkestra klasik dengan produksi pop modern.

- Musiknya sering dibandingkan dengan era golden age jazz, namun dengan perspektif perempuan muda masa kini.

- Konsernya rata-rata berdurasi 1,5 hingga 2 jam, dengan tata panggung minimalis namun emosional.

Kesimpulan: Fenomena Laufey menunjukkan bahwa jazz belum mati—ia hanya berevolusi. Dengan dua Grammy, jutaan pendengar global, dan tur dunia yang terus meluas, Laufey membuktikan bahwa musik klasik dan jazz tetap relevan di tengah dominasi pop elektronik.

Konsernya di Indonesia pada 23 Mei 2026 dipastikan menjadi salah satu agenda musik internasional paling dinanti tahun depan. Bagi penggemar jazz dan pop romantis, ini adalah momen langka untuk menyaksikan langsung penyanyi peraih Grammy yang sedang berada di puncak kariernya.

(berbagaisumber/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN