Saturday, August 22, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Film Istimewa Segera Tayang, Angkat Kisah Nyata Perjuangan Ayah dan Anak Disabilitas

Mistar.idSabtu, 22 Agustus 2026 pukul 19.49 WIB
film_istimewa_segera_tayang_angkat_kisah_nyata_perjuangan_ayah_dan_anak_disabilitas

Foto bersama usai penayangan film Istimewa di Medan (foto: Susan/Mistar).

news_banner

Medan, MISTAR.ID (22/8/2026) – Film layar lebar terbaru berjudul Istimewa akan tayang serentak di bioskop mulai 17 September 2026. Film ini mengangkat kisah nyata kehidupan sang produser, Abdullah Mansuri, bersama enam anak disabilitas yang telah ia asuh selama enam tahun.

Setiap cerita yang disajikan dalam film tersebut merupakan kisah yang dialaminya dalam kehidupan nyata bersama anak-anaknya. Baginya, banyak perjalanan penuh haru yang telah mereka lewati bersama.

“Semuanya adalah kenyataan yang saya alami dengan anak-anak. Enam anak disabilitas yang diceritakan dalam film ini sudah enam tahun bersama saya,” katanya di Medan, Sabtu (22/8/2026).

Ia menambahkan, justru semangat dari anak-anaknya yang menjadi motor penggerak hingga ia mampu bertahan sampai di titik saat ini. Melalui film ini, ia ingin menyampaikan pesan moral kepada masyarakat agar tidak memandang sebelah mata, merundung, mencaci maki, atau bahkan membuang anak-anak disabilitas.

“Mereka adalah karunia yang harus kita jaga, kita sayangi. Berikan kesempatan bagi mereka untuk berkarya. Mereka tidak butuh dikasihani, mereka butuh diberi kesempatan untuk bangkit dan berkarya,” tuturnya.

Proses penggarapan film tersebut memakan waktu persiapan hingga dua tahun. Pria yang menobatkan diri sebagai ayah dari anak-anak tanpa ayah itu mengatakan, salah satu tantangan terbesar adalah mencari rumah produksi yang berani mengambil proyek film ini. Hingga akhirnya, film tersebut diputuskan untuk diproduksi secara mandiri.

Aspek aksesibilitas juga menjadi perhatian utama tim produksi. Pemilihan lokasi syuting disesuaikan agar ramah dan mudah dijangkau oleh para pemain disabilitas.

Mansuri menyebutkan bahwa film ini juga merangkul sebanyak 42 anak disabilitas yang turut ambil bagian.

“Tidak hanya pemainnya, tapi krunya juga kami ambil dari beberapa teman-teman disabilitas. Termasuk BTS juga diambil oleh teman-teman disabilitas,” ucapnya.

Saat ini, Mansuri memiliki ribuan anak di seluruh Indonesia yang disebut sebagai anaknya. “Aku ayahmu” merupakan slogan yang selalu ia ucapkan ketika bertemu dengan anak-anak disabilitas maupun anak yang sudah tidak memiliki orang tua.

Ia berharap, film pertama bersama anak-anak istimewanya ini dapat diterima oleh masyarakat luas sekaligus menjadi bukti bahwa anak-anak penyandang disabilitas mampu menghasilkan karya-karya luar biasa, termasuk di dunia perfilman.

Sementara itu, Aldiansyah yang berperan sebagai Aldo dalam film tersebut mengaku sangat senang dan bangga dapat ikut membintangi film Istimewa serta menunjukkan kemampuannya dalam berakting.

Meski mengalami kesulitan, pria berusia 38 tahun itu terus mengasah kemampuannya dengan giat belajar dan membaca skrip.

“Waktu belajar dan baca skrip, lawan mainnya sama tembok setiap malam,” ucap pria asal Aceh itu.

Ia berharap film yang diperankan bersama teman-temannya tersebut dapat diterima oleh masyarakat.

“Bantu doanya, semoga film ini diterima sama hati masyarakat Indonesia,” katanya.

Sedikit mengenai sinopsis Istimewa, film ini merupakan drama keluarga yang diangkat dari kisah nyata sang produser bersama enam anak asuhnya yang merupakan penyandang disabilitas di Rumah Istimewa. Sang ayah bernama Mahendra diperankan oleh aktor senior Mathias Muchus.

Keenam anak disabilitas tersebut berpetualang untuk menemukan sang ayah yang pergi meninggalkan Rumah Istimewa karena harus menjalani pengobatan akibat penyakit yang dideritanya. Dari sanalah perjalanan anak-anak disabilitas tersebut dimulai.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN