Monday, July 20, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Menkeu Purbaya Tegaskan Pelemahan Rupiah Bukan Cerminan Turunnya Kepercayaan Investor

Mistar.idSelasa, 3 Februari 2026 pukul 21.04 WIB
menkeu_purbaya_tegaskan_pelemahan_rupiah_bukan_cerminan_turunnya_kepercayaan_investor

Menkeu Purbaya (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pelemahan nilai tukar rupiah saat ini bukanlah indikasi menurunnya kepercayaan investor terhadap pemerintah. Menurutnya, pengelolaan nilai tukar merupakan kewenangan Bank Indonesia (BI).

“Kalau dibilang karena kurangnya kepercayaan terhadap pemerintah, itu tidak tepat. Namun kalau saya bicara terlalu terbuka, nanti bisa membuka kelemahan orang lain,” ujar Purbaya dalam acara Indonesia Economic Summit (IES) 2026 di Shangri-La Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Secara teori, Purbaya menjelaskan, arus masuk modal (capital inflow) seharusnya mendorong penguatan rupiah. Namun faktanya, nilai tukar justru mengalami pelemahan. “Pada Oktober hingga Januari, terjadi net capital inflow. Secara teori, rupiah harusnya menguat, tapi faktanya melemah. Saya juga tidak tahu kenapa,” tambahnya.

Purbaya menekankan stabilitas nilai tukar sepenuhnya berada di bawah otoritas BI. Pelemahan rupiah saat ini bisa jadi bagian dari kebijakan moneter yang ditempuh bank sentral. “Silakan tanya ke bank sentral. Bisa jadi memang kebijakan mereka untuk sedikit melemahkan nilai tukar,” ujarnya.

Meski begitu, Menkeu memastikan tekanan rupiah belum membahayakan stabilitas ekonomi nasional. Pemerintah bersama otoritas terkait terus memantau pergerakan nilai tukar secara ketat melalui koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), yang melibatkan BI, Kemenkeu, OJK, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Purbaya menambahkan, penguatan rupiah di masa depan akan sangat bergantung pada perbaikan fundamental ekonomi dan meningkatnya kepercayaan investor. “Kalau ekonomi kita membaik, modal akan masuk otomatis dan rupiah akan menguat,” ujarnya.

Perdagangan sore ini, rupiah berada di level Rp16.754 per dolar AS, menguat 44 poin atau 0,26 persen dibanding perdagangan sebelumnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN