Saturday, June 6, 2026
home_banner_first
EKONOMI

OJK Revisi Target IPO BEI, Free Float Saham Naik Jadi 15 Persen untuk Tingkatkan Daya Tarik Pasar

Mistar.idSelasa, 3 Februari 2026 21.21
journalist-avatar-top
ojk_revisi_target_ipo_bei_free_float_saham_naik_jadi_15_persen_untuk_tingkatkan_daya_tarik_pasar

OJK (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana merevisi target pencatatan perdana saham (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menyusul rencana kenaikan batas free float saham dari 7,5 persen menjadi 15 persen.

Pejabat sementara (Pjs) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK, Hasan Fawzi, menekankan revisi ini akan tetap mengedepankan kualitas IPO. “Prinsipnya adalah quality over quantity. Fokus pada kualitas akan membuat pasar modal lebih menarik,” ujar Hasan saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).

Hasan menambahkan, kenaikan porsi free float bersifat sementara dan tak mengubah prospek jangka panjang pasar modal Indonesia. Ia meyakini langkah ini sejalan dengan praktik internasional dan dapat meningkatkan daya tarik BEI bagi investor global.

Kemarin, OJK menggelar pertemuan dengan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI), serta Self-Regulatory Organization (SRO) yang diwakili BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan perwakilan BPI Danantara. Diskusi membahas pengungkapan kepemilikan pemegang saham di bawah 5 persen, kebijakan klasifikasi investor (granularity), serta rencana kenaikan free float saham.

Hasan menuturkan, pertemuan berjalan sangat baik dan akan dilanjutkan ke tahap teknis. MSCI juga bersedia memberikan panduan terkait metodologi dan perhitungan yang digunakan.

“Kami optimistis dengan reformasi ini, Bursa Efek Indonesia akan lebih kompetitif dan menarik bagi investor domestik maupun internasional,” kata Hasan.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN