Harga Ikan Kembung di Toba Turun Rp10.000/Kg, Tomat Masih Bertahan Mahal Rp20.000

Pedagang ikan laut di pasar tradisional Toba. (Foto:Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID (11/7/2026) – Harga ikan kembung di pasar tradisional Kabupaten Toba turun sekitar Rp10.000 per kilogram, sementara tomat bertahan di harga tertinggi Rp20.000 per kilogram dan telah berlangsung hampir sebulan.
Salah seorang pedagang ikan laut di Pasar Tradisional Balige, H. Sihombing, mengatakan perubahan harga ikan kembung telah terjadi sejak tiga tahun terakhir, dan cukup lama bertahan di harga Rp70.000 per kilogram.
"Namun sejak tiga hari terakhir mengalami penurunan Rp10.000 per kilogram, sehingga harga terkini Rp60.000 per kilogram. Dimungkinkan turunnya harga merupakan dampak cuaca di laut yang membaik sehingga banyak nelayan melaut," ucapnya, Sabtu (11/7/2026).
Berbeda dengan ikan kembung, harga tomat justru bertahan di harga Rp20.000 per kilogram. Meskipun berfluktuasi, harga terendah berada di Rp18.000 per kilogram dan harga tertinggi sempat mencapai Rp25.000 per kilogram.
"Tiga hari terakhir harga tomat bertahan di Rp20.000 per kilogram, di mana dua pekan lalu harga mencapai puncak Rp25.000, kemudian sepekan lalu turun menjadi Rp18.000 per kilogram, dan tiga hari terakhir kembali di harga Rp20.000 per kilogram," ujar K. Panjaitan, salah seorang pedagang sayur di Balige.
Lanjutnya, untuk beberapa kebutuhan dapur mulai mengalami penurunan harga, seperti bawang merah yang cukup lama bertahan di kisaran Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram. Beberapa pekan terakhir, harganya stabil di Rp35.000 per kilogram.
Mengingat tingginya harga tomat, ibu rumah tangga memberikan tanggapan bahwa harga saat ini dinilai terlalu tinggi dan lonjakan harga terjadi begitu spontan sehingga membebani keuangan keluarga.
"Bayangkan saja, harga tomat semula Rp8.000 hingga Rp12.000 paling tinggi, kemudian tiba-tiba menjadi Rp25.000. Bukankah hal tersebut terlalu membebani keuangan kita? Sementara tomat sangat dibutuhkan untuk setiap masakan, seperti sayuran dan semua jenis sambal. Kita berharap harga kembali seperti semula," tutur Riana, salah seorang ibu rumah tangga. (hm27)
BERITA TERPOPULER






BERITA TERPOPULER





















