Harga Emas Antam Tembus Rp3 Juta per Gram, Tren Kenaikan Diprediksi Berlanjut hingga 2028

Harga emas antam tembus Rp3 Juta per gram (Foto: Istimewa/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menembus level Rp3 juta per gram di sejumlah platform marketplace pada Rabu (21/1/2026). Berdasarkan informasi resmi dari akun Instagram @antamlogammulia, emas Antam (certicard) dijual di Tokopedia seharga Rp3,094 juta per gram, di Shopee Rp3,246 juta per gram, dan di Blibli Rp3,055 juta per gram. Platform Tiktok Shop dan Lazada masing-masing menawarkan emas Antam di level Rp3,092 juta dan Rp3,094 juta per gram.
Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi menilai tren penguatan harga emas dunia masih berpotensi berlangsung dalam jangka panjang. Ia memperkirakan momentum kenaikan bisa bertahan hingga 2028 seiring ketidakpastian ekonomi global.
“Tren kenaikan harga emas logam mulia kemungkinan akan berlangsung hingga tahun 2028, sampai masa jabatan Presiden AS Donald Trump berakhir,” kata Ibrahim kepada CNNIndonesia.com, Rabu (21/1/2026).
Ibrahim menjelaskan, kepemimpinan Presiden Trump memberikan pengaruh besar terhadap ekonomi global melalui faktor geopolitik dan perang dagang. Kondisi ini mendorong investor memburu aset aman seperti emas. Ia memproyeksikan harga emas dunia pada 2026 berpotensi menembus US$5.500 per troy ons, sementara harga emas global diperkirakan mencapai US$3.500 per ons.
Faktor geopolitik menjadi pendorong utama kenaikan harga emas, mulai dari konflik Rusia-Ukraina, ketegangan Uni Eropa dan AS, hingga isu Greenland yang menimbulkan friksi NATO. Di dalam negeri, pelemahan rupiah juga ikut mendorong harga emas domestik.
Ibrahim menambahkan, bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi emas di tengah harga tinggi, disarankan melakukan pembelian secara bertahap.
“Bagi pemula, belilah dengan cara mencicil, misalnya melalui Pegadaian atau bullion bank. Jangan langsung beli dalam jumlah besar,” ucapnya.
Senada, pengamat pasar keuangan Ariston Tjendra menilai tren kenaikan harga emas masih terbuka setidaknya sepanjang 2026. Ariston menyebut kombinasi faktor penurunan suku bunga acuan AS, kebijakan tarif resiprokal Trump, dan ketidakpastian global mendorong harga emas naik lebih jauh.
“Ada kemungkinan harga emas bisa naik hingga US$5.000 sampai US$6.000 per troy ons,” ujar Ariston. Ia menambahkan bahwa harga emas saat ini sangat volatil, sehingga investor harus memahami risiko jangka pendek sebelum membeli.
Kenaikan harga emas ini juga tercermin di seluruh produk di pasar domestik. Di Pegadaian, emas Galeri24 dipatok Rp2,823 juta per gram, sementara UBS tembus Rp2,886 juta per gram. Sementara itu, di pasar global, harga emas dunia juga mencatat kenaikan signifikan dan mencetak rekor baru pada perdagangan Rabu (21/1/2026).


















