Friday, September 25, 2026
home_banner_first
EDUKASI

Singapura Ajak Warga Baca Buku 15 Menit Sehari, Ada Poin dan Hadiah Virtual

Mistar.idJumat, 25 September 2026 pukul 07.00 WIB
singapura_ajak_warga_baca_buku_15_menit_sehari_ada_poin_dan_hadiah_virtual

Ilustrasi membaca. (foto: sph.edu/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Pemerintah Singapura mendorong masyarakatnya membangun kebiasaan membaca dengan meluangkan waktu setidaknya 15 menit setiap hari. Upaya tersebut diwujudkan melalui gerakan nasional bertajuk The ReadSG Challenge.

Program yang digagas National Library Board (NLB) itu diluncurkan pada 6 September 2026 dan dirancang berlangsung selama lima tahun. Warga dapat mengikuti tantangan tersebut melalui CrowdTask SG, sebuah platform yang dikembangkan pemerintah dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

Melalui platform tersebut, peserta dapat mencatat aktivitas membaca harian sekaligus memperoleh berbagai apresiasi virtual. Fitur yang tersedia antara lain penetapan target pribadi, daftar bacaan, poin pengalaman, serta koin virtual yang dapat ditukarkan.

Program ReadSG saat ini masih dalam tahap uji coba hingga 31 Desember 2026. NLB akan mengembangkan fitur dan melakukan sejumlah penyempurnaan berdasarkan masukan dari para pengguna.

Peluncuran ReadSG sekaligus menandai dimulainya Bulan Membaca Nasional di Singapura. Kegiatan tersebut digelar setiap September dengan menghadirkan berbagai aktivitas membaca bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia di perpustakaan yang tersebar di seluruh negeri.

Program ini diresmikan Presiden Singapura sekaligus sponsor ReadSG, Tharman Shanmugaratnam, di NLB.

“Jika kita berpikir untuk memberikan dampak pada berbagai kalangan masyarakat, kaum muda, usia menengah, dan lansia, kita harus bersedia bersabar karena kebiasaan terbentuk secara perlahan. Lima tahun sebenarnya bukanlah waktu yang lama, tetapi kami berharap dalam lima tahun ke depan akan ada sesuatu yang berbeda dalam kebiasaan kita,” ujar Tharman dikutip dari Straits Times, Kamis (24/9/2026).

ReadSG dirancang untuk membantu masyarakat Singapura membangun kebiasaan membaca secara berkelanjutan melalui target yang sederhana dan mudah dilakukan, yakni membaca selama 15 menit setiap hari.=

CEO ReadSG, Melissa Tam, mengatakan gerakan tersebut hadir ketika masyarakat memiliki akses yang sangat luas terhadap berbagai jenis konten dan informasi. Namun, kondisi itu belum tentu membuat seseorang memiliki waktu yang cukup untuk membaca dan memahami suatu informasi secara mendalam.

“Kita hidup di dunia yang sangat berlimpah, penuh dengan konten, informasi, dan rangsangan. Kapan pun, kita bisa menelusuri ratusan judul berita, menonton video, atau mendapatkan ringkasan hampir tentang apa pun,” kata Melissa.

Menurut dia, membaca teks panjang secara rutin dapat membantu mengembangkan sejumlah kemampuan, seperti berpikir kritis, imajinasi, empati, dan kemampuan berkonsentrasi.

“Kita tahu bahwa kebiasaan dibangun melalui tindakan kecil dan konsisten. Jadi, kita mulai dengan tujuan sederhana, hanya membaca selama 15 menit sehari. Di bus, sebelum tidur, atau saat makan siang,” ujarnya.

NLB menargetkan sekitar 150.000 orang mengikuti gerakan tersebut hingga September 2027. ReadSG saat ini telah mendapat dukungan dari lebih dari 40 mitra, termasuk Kementerian Pendidikan Singapura, sejumlah lembaga pemerintah, serta asosiasi penerbit buku.

Selain ReadSG, NLB juga menjalankan program membaca amal tahunan bertajuk Read for Books. Pada 2026, program tersebut menargetkan 7,5 juta menit membaca untuk menggalang dana hingga 150.000 dolar Singapura yang selanjutnya disalurkan kepada masyarakat dari kelompok kurang mampu.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN