Monday, July 13, 2026
home_banner_first
BUDAYA

Warga Hindu Tamil di Lubuk Pakam Gelar Perayaan Maha Puja Panguni Uthiram 2026

Mistar.idKamis, 2 April 2026 pukul 12.16 WIB
warga_hindu_tamil_di_lubuk_pakam_gelar_perayaan_maha_puja_panguni_uthiram_2026

Pawai kereta yang membawa simbol Dewa Muruga. (foto: sembiring/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Ratusan warga menghadiri perayaan Maha Puja Panguni Uthiram tahun 2026 yang digelar di Kuil Shri Thendayudhabani, Jalan Hasanuddin, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (1/4/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB tersebut merupakan salah satu perayaan keagamaan umat Hindu Tamil yang sarat makna spiritual, sebagai bentuk pengabdian, pengorbanan, serta ungkapan rasa syukur kepada Tuhan.

Selain menjadi ritual keagamaan, perayaan ini juga mencerminkan nilai toleransi dan keberagaman yang hidup harmonis di tengah masyarakat Deli Serdang.

Prosesi perayaan menarik perhatian masyarakat. Salah satu momen yang dinantikan adalah pawai para penazar yang berjalan mengelilingi Kota Lubuk Pakam dengan menjalani ritual cucuk pada bagian wajah atau tubuh menggunakan besi sebagai bentuk nazar.

Warga memadati sejumlah titik untuk menyaksikan prosesi tersebut, termasuk di kawasan Sungai Kualanamu yang dikenal juga dengan sebutan Sungai Malinda atau Sungai Tangsi.

Di lokasi ini, para penazar mulai menjalani ritual sebelum melanjutkan prosesi berikutnya. Pada malam harinya, rangkaian acara dilanjutkan dengan arak-arakan Dewa Muruga yang diikuti ratusan umat Hindu Tamil.

Arak-arakan melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Lubuk Pakam yang telah dipadati warga. Kereta yang membawa simbol Dewa Muruga tampak dihiasi lampu yang terang, diiringi tabuhan gendang serta letusan kembang api yang menambah semarak suasana.

Sander, salah seorang warga setempat, menilai perayaan ini tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga berpotensi mendorong sektor pariwisata berbasis budaya dan religi di daerah. “Momentum ini juga menjadi bagian penting dalam upaya mendorong potensi pariwisata berbasis budaya dan religi di daerah,” ujarnya.

Sejumlah warga Hindu Tamil lainnya berharap perayaan seperti ini dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari upaya menjaga semangat kebersamaan, persatuan, serta nilai-nilai kearifan lokal.

Mereka menilai keberagaman budaya dan agama yang terjaga dengan baik dapat menjadi kekuatan dalam membangun Deli Serdang yang inklusif dan berbudaya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN