Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
BUDAYA

Gratis! Arsip Indonesia-Jerman Dipamerkan di Warung Budaya Tangga Medan hingga 20 Februari

Mistar.idSenin, 16 Februari 2026 pukul 19.56 WIB
gratis_arsip_indonesiajerman_dipamerkan_di_warung_budaya_tangga_medan_hingga_20_februari

Pameran lukisan dan foto hubungan Indonesia dan Jerman di Kota Medan. (foto: iqbal/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Sebanyak 100 Arsip berupa karya lukisan dan foto yang memperlihatkan hubungan antara Indonesia dan Jerman dipamerkan di Warung Budaya Tangga, Jalan Letjen Suprapto, Senin (16/2/2026).

Ketua Alumni Jerman Indonesia (Aljerin) Sumatera Utara (Sumut), sekaligus Ketua Panitia Freddy Siahaan, mengatakan pameran tersebut berlangsung hingga 20 Februari 2026.

"Kita harus bangga banyak yang minat dengan seni dan sejarah di Sumatera Utara. Momen ini bisa dinikmati masyarakat hingga 20 Februari nanti dan tidak dipungut biaya," ujarnya.

Menurut Freddy, pameran tersebut menunjukkan bahwa Indonesia khususnya Sumatera Utara memiliki hubungan historis dengan Jerman yang erat selama ini.

"Kenapa tema ini kita ambil, kami dari Aljerin melihat bahwa banyak hal yang bisa kita sumbangkan para alumni perguruan tinggi khusunya yang dari Jerman. Banyak yang punya talenta dan keahlian, ini yang coba kita himpun untuk memberi suatu kebaikan untuk Sumut," ucapnya.

Ia mengatakan, 100 karya yang dipamerkan telah melalui proses kurasi yang telah dilakukan sebelumnya. Ia berharap pemeran bisa membawa pengetahuan yang baru terkait sejarah masa lalu.

"Orang banyak mengingat Jerman identik dengan sains dan teknologi, tapi orang lupa Sumut punya banyak sejarah dengan Jerman, salah satunya seni, nanti bisa kita nikmati jejak Jerman di Sumut melalui pameran ini," ujarnya.

Pameran lukisan dan foto hubungan Indonesia dan Jerman di Kota Medan. (foto: iqbal/mistar)

Ketua Aljerin Indonesia, Benny Soetrisno, yang hadir mengapresiasi kegiatan tersebut. "Acara ini keren sekali, kita bisa lihat banyak lukisan dan karya foto yang memperlihatkan hubungan Indonesia dengan Jerman di masa lalu. Contohnya bagaimana Jerman membantu Indonesia dalam membangun teknologi," tuturnya.

Sama seperti Freddy, Ia juga berharap para pemuda saat ini mengetahui ikatan erat antara Indonesia dan Jerman bisa terus terabadikan.

"Harapan kita agar masyarakat khususnya muda-mudi bisa mengetahui hubungan Indonesia dan Jerman, bagaimana membangun teknologi, budaya dan pengetahuan lainnya," katanya.

Pameran tersebut juga memperlihatkan karya lukisan seniman tersohor dunia asal Jerman Walter Spies di dalamnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN