Monday, June 8, 2026
home_banner_first
SUMUT

Viral Video Keluhan di SPPG Asahan, Pekerja Diduga Dipecat dan Ditampar

Mistar.idSenin, 8 Juni 2026 13.38
journalist-avatar-top
PR
viral_video_keluhan_di_sppg_asahan_pekerja_diduga_dipecat_dan_ditampar

Tangkapan layar bangunan SPPG Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Asahan yang menjadi sorotan publik setelah beredarnya video keluhan warga di media sosial. (Foto: Tangkapan Layar Media Sosial/Mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi di Dusun I, Desa Prapat Janji, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, menjadi sorotan publik setelah muncul berbagai keluhan dari pekerja dan keluarga penerima manfaat.

Sebuah video yang beredar di media sosial pada Senin (8/6/2026) memperlihatkan seorang warga mendatangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Prapat Janji dan menyampaikan sejumlah keluhan. Dalam video tersebut, warga itu juga menuding adanya tindakan kekerasan terhadap salah seorang pekerja.

Bahkan, ia menyebut anggota keluarganya yang bertugas sebagai penanggung jawab gudang diduga ditampar oleh seorang pejabat akuntan di dapur MBG sebelum akhirnya diberhentikan dari pekerjaannya.

"Jangan suka-suka hati menampar orang. Mana dia?" ucap perekam video dalam rekaman yang beredar.

Berdasarkan narasi yang menyertai video tersebut, permasalahan diduga bermula setelah sejumlah pekerja diberhentikan dari SPPG menyusul adanya laporan beberapa orang mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi menu telur orak-arik pada Jumat (5/6/2026).

Selain itu, dalam video juga disebutkan adanya kebijakan pemotongan gaji bagi pekerja yang terlambat masuk kerja antara lima hingga 15 menit dengan nominal potongan mencapai Rp60 ribu.

Keluhan lainnya menyebutkan bahwa pendingin ruangan di gudang penyimpanan makanan sempat dimatikan, sehingga dikhawatirkan memengaruhi kualitas bahan makanan yang disimpan.

Hingga berita ini diturunkan, Koordinator Wilayah SPPG, Adi Atma Arif Harahap, belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan melalui sambungan telepon maupun pesan singkat belum mendapat respons.

Sementara itu, Ketua Satgas MBG Kabupaten Asahan yang juga Wakil Bupati Asahan, Rianto, mengaku telah mengetahui informasi yang beredar terkait persoalan tersebut. Namun, ia belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut karena masih akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

"Hari ini akan saya cek terlebih dahulu ke sana. Nanti akan kami sampaikan hasilnya," ujar Rianto saat dikonfirmasi.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN