Tinjau Dampak Banjir Garoga, Pangdam I/BB Lintasi Jembatan Sementara dari Gelondongan Kayu

Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa dan Muspida plus berjalan kaki melintas di atas jembatan sementara. (f: asrul/mistar)
Tapsel, MISTAR.ID
Meski harus melintasi jembatan darurat dari gelondongan kayu, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa, tetap melanjutkan kunjungannya ke Desa Garoga, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (17/12/2025).
Pantauan di lapangan menunjukkan Pangdam melintas dengan berjalan kaki di atas jembatan kayu sementara yang dibangun warga bersama personel TNI pascabanjir besar yang melanda wilayah tersebut.
Banjir bandang yang terjadi pada 24 November 2025 mengakibatkan kerusakan berat di sejumlah titik, termasuk ruas jalan Tapsel–Sibolga yang merupakan jalur utama penghubung Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga.
Terjangan banjir disertai gelondongan kayu menyebabkan badan jalan rusak parah dan memutus jalur logistik serta aktivitas masyarakat. Untuk sementara, warga bersama TNI memanfaatkan gelondongan kayu sebagai jembatan darurat sebelum jembatan Bailey selesai dibangun.
Pangdam mengatakan pembangunan jembatan Bailey merupakan langkah cepat TNI bersama pemerintah untuk memulihkan akses transportasi dan jalur distribusi logistik masyarakat.
Ia menambahkan, jembatan darurat saat ini tidak memungkinkan dilalui kendaraan roda empat dan hanya bersifat sementara. Oleh karena itu, TNI berkomitmen membantu masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan pascabencana.
“Kondisi masyarakat saat ini masih sangat terbatas. TNI hadir untuk membantu membangun jembatan Bailey agar masyarakat bisa segera keluar dari kesulitan dan aktivitas kembali berjalan,” katanya. (hm24)






















