Tiga Pembahasan BBPOM Medan Saat Audiensi ke Pemkab Nias Utara

Pemerintah Kabupaten Nias Utara menerima kunjungan dan audiensi Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan. (Foto: Istimewa/Mistar)
Nias Utara, MISTAR.ID
Pemerintah Kabupaten Nias Utara melalui Dinas Kesehatan menerima kunjungan dan audiensi Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan dalam rangka pembinaan dan pengawasan obat dan makanan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat AMAN Kantor Bupati Nias Utara, Jalan Gowe Zalawa, Desa Fadorofulolo, Kecamatan Lotu, Selasa (13/1/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Utara, Yurman Waruwu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan tindak lanjut dari surat Kepala BBPOM Medan terkait permohonan audiensi dalam rangka pelaksanaan pembinaan dan pengawasan obat dan makanan di wilayah Kabupaten Nias Utara.
Ia menjelaskan, terdapat tiga agenda utama yang dibahas dalam audiensi tersebut, yakni rencana pembentukan kantor Balai Pengawasan Obat dan Makanan di wilayah Kepulauan Nias, koordinasi pengawasan obat dan makanan.
“Terakhir membahas monitoring pelaksanaan Dana Alokasi Khusus Bantuan Operasional Kesehatan Pengawasan Obat dan Makanan (DAK BOK POM),” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BBPOM di Medan, Sumatra Utara (Sumut), Mojaza Sirait, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nias Utara atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini, khususnya dalam pengawasan obat dan makanan.
Menurutnya, sinergi tersebut berperan penting dalam menjamin keamanan, mutu, dan manfaat produk obat dan makanan yang beredar di tengah masyarakat Kabupaten Nias Utara.
Lebih lanjut, Mojaza menegaskan bahwa untuk mewujudkan obat dan makanan yang aman, bermutu, dan berkhasiat, BPOM tidak dapat bekerja sendiri.
“Diperlukan peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya,” ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Nias Utara, Yusman Zega, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Tim BBPOM Sumut dalam rangka koordinasi pengawasan obat dan makanan di Kabupaten Nias Utara.
Ia juga menyampaikan sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian dan ditingkatkan ke depan, di antaranya efektivitas pengawasan peredaran obat, ketersediaan sarana dan prasarana BPOM khususnya di wilayah Kabupaten Nias Utara.
“Serta pelaksanaan pelatihan sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk pengawasan obat dan makanan, terutama bagi pengawas dan penyuluh keamanan pangan,” tuturnya. (hm20)























