Sekda Tebing Tinggi Minta OPD Tingkatkan Kewaspadaan dan Perkuat Informasi Positif

Sekda Tebing Tinggi Erwin Damanik saat memberikan arahan. (foto: istimewa/mistar)
Tebing Tinggi, MISTAR.ID
Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi terus memperkuat upaya menjaga stabilitas daerah melalui deteksi dini terhadap berbagai potensi persoalan sosial.
Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Rutin Tim Kewaspadaan Dini (TKD) Kota Tebing Tinggi yang digelar di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Selasa (9/6/2026).
Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, dihadiri unsur terkait yang tergabung dalam Tim Kewaspadaan Dini.
Dalam arahannya, Erwin mengapresiasi kondisi Kota Tebing Tinggi yang hingga kini tetap aman dan kondusif. Namun, ia mengingatkan seluruh jajaran pemerintah agar tidak lengah terhadap berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk informasi yang beredar di media sosial.
Menurutnya, stabilitas daerah tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga dipengaruhi kondisi ekonomi, kesehatan, sosial, dan tingkat kesejahteraan masyarakat.
"Kita harus mampu membaca berbagai perkembangan yang terjadi di masyarakat. Stabilitas daerah harus dilihat secara menyeluruh, bukan hanya dari aspek keamanan," ujarnya.
Erwin juga menyoroti sejumlah persoalan yang memerlukan perhatian bersama, seperti penyalahgunaan narkoba, penyebaran penyakit menular, kemiskinan, dan berbagai masalah sosial lainnya yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Berdasarkan data dan hasil pemantauan sejumlah perangkat daerah, masih ditemukan kasus Tuberkulosis (TB), HIV/AIDS, serta penyalahgunaan narkoba di Kota Tebing Tinggi. Karena itu, ia meminta seluruh pihak meningkatkan langkah pencegahan dan penanganan secara terpadu.
"Kita tidak ingin persoalan ini menjadi fenomena gunung es. Yang terlihat di permukaan mungkin kecil, tetapi persoalan sebenarnya bisa jauh lebih besar jika tidak diantisipasi sejak dini," katanya.
Selain membahas kondisi sosial masyarakat, rapat juga menyinggung tantangan internal pemerintahan, terutama terkait percepatan pelaksanaan program pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah.
Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera merealisasikan program yang telah dianggarkan dengan tetap mematuhi aturan administrasi dan ketentuan hukum yang berlaku. Ia juga mendorong peningkatan kapasitas aparatur, khususnya dalam pengelolaan program dan efisiensi penggunaan anggaran.
Menurutnya, pemerintah daerah ke depan akan menghadapi tantangan fiskal yang cukup besar, termasuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penyesuaian belanja pegawai sesuai regulasi pemerintah pusat.
Sebagai bagian dari upaya kewaspadaan dini, Erwin mengajak seluruh OPD lebih aktif menghadirkan program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, seperti layanan kesehatan gratis, penyuluhan kesehatan, khitanan massal, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
Di akhir arahannya, ia meminta setiap OPD memaksimalkan penggunaan media sosial sebagai sarana penyebarluasan informasi mengenai program dan capaian pemerintah daerah.
"Informasi positif perlu terus disampaikan kepada masyarakat agar mereka mengetahui berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah. Dengan begitu, kepercayaan publik dapat terus terjaga," ucapnya.
PREVIOUS ARTICLE
Wabup Asahan Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 7BERITA TERPOPULER
























