Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SUMUT

Polresta Deli Serdang Disupervisi Mabes Polri Jelang Operasi Ketupat Toba 2026

Mistar.idSabtu, 14 Maret 2026 pukul 17.50 WIB
polresta_deli_serdang_disupervisi_mabes_polri_jelang_operasi_ketupat_toba_2026

Wakapolresta Deli Serdang AKBP Juliani Prihartini menyambut kedatangan atin Supervisi Mabes Polri. (foto:sembiring/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Polresta Deli Serdang menerima kunjungan kerja Tim Asistensi dan Supervisi dari Mabes Polri dalam rangka meninjau pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Satuan Lalu Lintas Polresta Deli Serdang, Sabtu (14/3/2026).

Kunjungan tim dipimpin oleh Brigjen Pol Herman Sikumbang yang menjabat sebagai Ketua Tim Asistensi. Kedatangan rombongan disambut Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, melalui Wakapolresta AKBP Pol Juliani Prihartini bersama jajaran.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolresta Deli Serdang menyampaikan kesiapan jajaran dalam mendukung pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah hukum Polresta Deli Serdang.

Ia menjelaskan, Polresta Deli Serdang telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan untuk menunjang pelaksanaan operasi tersebut, yakni dua Pos Pengamanan (Pospam), satu Pos Pelayanan (Posyan), serta satu Pos Terpadu yang berada di kawasan Bandar Udara Internasional Kualanamu.

Sementara itu, Ketua Tim Asistensi Mabes Polri, Brigjen Pol Herman Sikumbang, mengatakan kegiatan supervisi bertujuan meninjau berbagai aspek pelaksanaan operasi, termasuk angka kecelakaan lalu lintas, potensi gangguan keamanan, hingga berbagai permasalahan yang mungkin muncul selama masa mudik dan arus balik.

“Pemahaman yang baik terhadap rencana operasi akan menentukan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan. Karena itu, setiap personel harus benar-benar memahami peran dan tanggung jawabnya agar strategi yang telah dirancang dapat diimplementasikan secara optimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya mengidentifikasi potensi gangguan keamanan sejak dini serta menyiapkan langkah-langkah preventif.

Menurutnya, dinamika situasi di setiap wilayah kepolisian terus berkembang, sehingga supervisi diperlukan untuk mengidentifikasi permasalahan sekaligus memberikan solusi yang tepat.

Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), lanjutnya, Operasi Ketupat juga berfokus pada pengelolaan keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamtibcarlantas), terutama dalam menghadapi potensi kemacetan selama arus mudik dan arus balik.

“Penanganan kemacetan menjadi salah satu tantangan utama, sehingga peran satgas yang bertanggung jawab di bidang tersebut harus dimaksimalkan. Upaya preventif harus menjadi prioritas untuk mengurangi risiko kepadatan kendaraan dan memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar,” katanya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN