Stok Solar Habis, Antrean Truk di SPBU Binjai Barat Capai Tiga Kilometer

Kemacetan parah akibat antrian panjang truk yang ingin mengisi BBM jenis solar di Binjai Barat. (foto:bayu/mistar)
Binjai, MISTAR.ID
Antrean panjang truk terjadi di SPBU Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat, Sabtu (15/3/2026) sore. Antrean kendaraan yang didominasi truk pengangkut barang bahkan mencapai lebih dari tiga kilometer akibat kosongnya stok bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.
Antrean sudah terjadi sejak pagi hari dan menyebabkan kemacetan di ruas jalan tersebut. Truk-truk yang mengantre hingga memakan hampir separuh badan jalan membuat kendaraan lain, seperti mobil pribadi, angkutan umum, maupun sepeda motor, kesulitan melintas.
Kondisi tersebut sempat memicu kericuhan antar sopir yang berusaha keluar dari kemacetan. Para pengendara sepeda motor juga terlihat kesulitan melewati jalur yang semakin padat akibat antrean kendaraan untuk mengisi BBM.
Dalam sepekan terakhir, antrean truk pengisi solar memang terlihat di sejumlah SPBU di Kota Binjai. Selain di SPBU Binjai Barat, antrean serupa juga terjadi di SPBU Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, sehingga kemacetan di sekitar lokasi tidak dapat dihindari.
Seorang sopir angkutan, Fahrul Rozi Rangkuti, mengaku sudah beberapa hari kesulitan mendapatkan solar untuk kendaraan yang digunakannya bekerja. Ia mengatakan telah berkeliling mencari solar di berbagai SPBU di Kota Binjai maupun Kabupaten Langkat, namun tidak berhasil mendapatkannya.
“Kami para sopir sudah sejak pagi keliling mencari solar tapi tidak dapat. Di SPBU Binjai Barat ini saya sudah antre sejak pukul 11.00 siang, sampai sekarang masih menunggu,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang petugas SPBU bernama Al-Qhafin menyebutkan pihaknya sudah memberitahukan kepada para sopir bahwa stok solar di SPBU tempatnya bekerja masih kosong dan belum ada pasokan yang masuk.
“Kami sudah sampaikan sejak pagi bahwa solar belum masuk. Biasanya solar tersedia sejak pagi, tapi siang sudah habis. Untuk semalam memang ada pasokan sekitar 16 ton, tapi hari ini belum ada masuk sama sekali,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa untuk BBM jenis pertalite hingga saat ini masih tersedia dan tidak mengalami kendala distribusi. (hm27)






















