Wednesday, August 26, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pemkab Toba Upayakan Bantuan Swasta dan BUMN untuk 43 KK Korban Puting Beliung

Mistar.idRabu, 26 Agustus 2026 pukul 21.05 WIB
pemkab_toba_upayakan_bantuan_swasta_dan_bumn_untuk_43_kk_korban_puting_beliung

Bupati Toba, Effendi Napitupulu memberikan bantuan kepada warga di Kecamatan Sigumpar. (foto: Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba akan menggandeng perusahaan swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menambah bantuan bagi 43 kepala keluarga (KK) yang terdampak angin puting beliung di Kecamatan Sigumpar dan Laguboti.

Bupati Toba Effendi Napitupulu mengatakan, bantuan yang telah diberikan pemerintah daerah berupa sembako, bahan bangunan, serta uang tunai Rp1 juta per KK dinilai belum cukup untuk membantu warga memperbaiki rumah yang rusak.

“Begitu peristiwa sampai kepada saya, kita langsung menghubungi pihak perusahaan agar turut berperan dalam pemberian bantuan dan semoga dalam waktu dekat dapat tersalurkan,” ujar Effendi, Rabu (26/8/2026).

Menurutnya, kerusakan rumah akibat puting beliung membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, Pemkab Toba berharap dukungan perusahaan swasta dan BUMN yang beroperasi di daerah tersebut dapat semakin meringankan beban warga terdampak.

Selain bantuan uang tunai, Pemkab Toba juga telah menyalurkan sembako dan bahan bangunan kepada warga terdampak.

Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus meminta warga tidak berkecil hati. Ia menegaskan pemerintah daerah tetap berupaya membantu masyarakat yang terkena bencana.

“Jangan berkecil hati. Pemberian bantuan sembako dan uang tunai kita tempatkan di Kantor Kecamatan Sigumpar untuk menghemat waktu karena warga dari enam desa terdampak dikumpulkan di sana. Setelah itu bantuan juga diberikan ke Kecamatan Laguboti,” katanya.

Ketua DPRD Toba Franshendrik Tambunan menilai bantuan bagi korban bencana masih perlu ditingkatkan. Ia mendorong OPD terkait mengusulkan tambahan anggaran penanganan bencana pada tahun berikutnya.

“Dinas terkait yang berhubungan dengan penanganan bencana di Kabupaten Toba agar dapat mengusulkan penambahan anggaran tahun depan, sehingga bantuan yang diberikan kepada warga terdampak dapat lebih meringankan,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Toba Lalo Hartono Simanjuntak sebelumnya menjelaskan, angin kencang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Toba pada 22-24 Agustus 2026.

Pada 22 Agustus, sebanyak 17 rumah di Kecamatan Laguboti mengalami kerusakan. Kemudian pada 24 Agustus, angin puting beliung kembali menerjang dan merusak 26 rumah di Kecamatan Sigumpar. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN