Wednesday, August 26, 2026
home_banner_first
SUMUT

Badan Pangan Nasional Rekomendasikan Cadangan Beras Bencana Toba 9,33 Kg

Mistar.idRabu, 26 Agustus 2026 pukul 11.37 WIB
badan_pangan_nasional_rekomendasikan_cadangan_beras_bencana_toba_933_kg

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Toba, Porman Nainggolan. (Foto: Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID - Badan Pangan Nasional merekomendasikan cadangan beras untuk penanganan bencana di Kabupaten Toba sebanyak 9,33 kilogram. Namun, rekomendasi tersebut masih menunggu penetapan secara tertulis.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Toba, Porman Nainggolan, mengatakan cadangan beras yang diperuntukkan bagi korban terdampak bencana di kabupaten tersebut.

"Cadangan beras tersebut masih tahap rekomendasi, belum dilakukan secara tertulis surat perjanjiannya. Masih sebatas rencana yang nantinya akan direkomendasikan oleh Badan Pangan Nasional, dan kepastiannya cadangan sebesar 9,33 kilogram setelah dilakukan penandatanganannya," ujar Porman, Rabu (26/8/2026).

Selain menjaga ketahanan pangan bagi masyarakat terdampak bencana, Dinas Ketahanan Pangan Toba juga akan menyalurkan sembako bagi masyarakat rawan pangan atau masyarakat tidak mampu yang masuk dalam Desil 1 hingga Desil 3.

"Pemberian sembako akan dilakukan di Kecamatan Borbor, Kabupaten Toba, di mana penerimanya sebanyak 25 kepala keluarga. Sembako tersebut seperti minyak goreng, kacang hijau, telur, tepung dan lainnya. Saat ini tahap pemutakhiran data agar penerima tepat sasaran," ucapnya.

Lebih lanjut, Porman mengatakan Pemerintah Kabupaten Toba secara rutin melakukan gerakan pasar murah setiap perayaan hari besar keagamaan di seluruh kecamatan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga serta memastikan ketersediaan stok pangan di pasar tradisional.

"Biasanya di akhir tahun menjelang Natal dan Tahun Baru gerakan pasar murah dilakukan. Dua hingga tiga bulan lagi, jika tidak meleset, Oktober atau November akan dilakukan gerakan pasar murah untuk menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan stok pangan di pasar," tuturnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN