Pembelian Seragam Sekolah Terpusat di Satu Toko, Ini Kata Kepsek SMPN 1 Tebing Tinggi

Toko Mitra Jaya di Tebing Tinggi, tempat wali murid SMPN se-Kota Tebing Tinggi membeli seragam sekolah. (Foto: Sarianto/Mistar)
Tebing Tinggi, MISTAR.ID - Kepala SMPN 1 Tebing Tinggi, Hendra Torida, mengaku ada penempelan kertas bertuliskan pembelian seragam sekolah di dinding sekolah yang mengarahkan pembelian di Toko Mitra Jaya. Namun, menurutnya, ia tidak mengetahui siapa yang melakukan penempelan tulisan tersebut.
"Memang ada tulisan di dinding, tapi itu di bagian luar. Saya juga tidak tahu siapa yang menempelkannya. Saya sudah memerintahkan anggota saya agar tulisan itu dibuka. Kemungkinan itu ditempelkan pagi sebelum sekolah buka," ungkapnya yang baru dua bulan menjabat Plt Kepala SMPN 1, kepada wartawan, Rabu (22/7/2026).
Untuk diketahui, penunjukan toko untuk pembelian seragam sekolah di seluruh SMPN di Kota Tebing Tinggi diduga telah melanggar Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 50 Tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
Diberitakan sebelumnya, Sejumlah wali murid Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Tebing Tinggi mengeluhkan pembelian seragam sekolah yang disebut terpusat di satu toko.
Diduga SMPN 1 hingga SMPN 10 di Tebing Tinggi mengharuskan wali murid membeli seragam sekolah di Toko Mitra Jaya yang berada di Jalan Pulau Belitung, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu. Toko tersebut disebut telah ditunjuk oleh pihak sekolah.
Pengarahan atau pengharusan wali murid membeli seragam di toko tersebut tertulis pada selembar kertas yang ditempel di dinding salah satu sekolah, yakni SMPN 1.
"Anak saya sekolah di SMPN 1. Di dinding ada ditulis supaya kami orang tua murid beli seragam sekolah di Toko Mitra Jaya Persiakan. Kalau bisa kami belanja di toko yang lain jadi kami bisa menawar harga. Ngenes kali saya sama harganya. Saya beli seragam di toko itu hampir Rp1 juta," ungkap salah satu wali murid.
Sementara itu, penjaga Toko Mitra Jaya, Sutris, saat dikonfirmasi mengaku tokonya telah menyediakan perlengkapan seragam sekolah untuk SMPN 1 hingga SMPN 10 di Kota Tebing Tinggi selama tiga tahun terakhir.
Ketika ditanya mengenai adanya kerja sama dengan pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan, ia mengaku tidak mengetahui karena hanya bekerja sebagai penjaga toko. (hm25)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER


























