Tuesday, July 14, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pemadaman Listrik dan Sulitnya BBM Ganggu Aktivitas Warga Dairi

Mistar.idSelasa, 14 Juli 2026 pukul 15.12 WIB
pemadaman_listrik_dan_sulitnya_bbm_ganggu_aktivitas_warga_dairi

PLN memperbaiki listrik. (Foto: Julius/Mistar)

news_banner

Dairi, MISTAR.ID – Aktivitas masyarakat dan roda perekonomian di Kabupaten Dairi terganggu akibat pemadaman listrik selama sembilan jam, Selasa (14/7/2026).

Kondisi tersebut diperparah dengan sulitnya masyarakat memperoleh bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Sejumlah warga mengaku pemadaman listrik berdampak pada berbagai sektor, mulai dari operasional usaha yang bergantung pada energi listrik, terganggunya layanan telekomunikasi, hingga aktivitas rumah tangga.

Selain itu, pelayanan di sejumlah perkantoran pemerintah juga disebut tidak berjalan maksimal karena tidak seluruh instansi memiliki generator set (genset).

"Puluhan tahun Indonesia merdeka, tetapi inilah yang kami rasakan. Cadangan pasokan listrik tidak ada, ditambah lagi BBM sulit didapat. Semoga listrik segera normal agar aktivitas masyarakat kembali berjalan," ujar Bambang, warga Sidikalang.

Pantauan Mistar di lapangan menunjukkan sejumlah kantor pemerintahan mengalami gangguan pelayanan selama pemadaman berlangsung.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sidikalang mengumumkan pemadaman listrik terjadwal selama sembilan jam, mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB, untuk seluruh wilayah Kabupaten Dairi.

Manager PLN ULP Sidikalang, Marudut Alfreddy Sinaga, mengatakan wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Sidikalang, Sitinjo, Siempat Nempu, Siempat Nempu Hilir, Siempat Nempu Hulu, Tigalingga, Tanah Pinem, Silima Pungga-pungga, Lae Parira, Berampu, Sumbul, Pegagan, dan Pegagan Hilir.

Menurut Marudut, pemadaman dilakukan untuk mendukung pekerjaan pemeliharaan trafo daya di Gardu Induk Sidikalang.

"Selain pemeliharaan trafo, juga dilakukan pemindahan utilitas di 11 titik, pergantian cross arm wood, FCO gardu yang tidak andal, pemasangan spacer, pergantian suspension, pembongkaran lighting arrester yang tidak andal, reconnecting lateral, pemasangan protective sleeve, serta penyisipan tiang gardu," ujarnya, Senin (13/7/2026). (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN