Wednesday, June 24, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pelanggan Keluhkan Lambatnya Penanganan Gangguan Jaringan Internet di Karo

Mistar.idRabu, 24 Juni 2026 pukul 11.08 WIB
pelanggan_keluhkan_lambatnya_penanganan_gangguan_jaringan_internet_di_karo

Kantor Wifi IndiHome di Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe. (Foto: Abay/Mistar)

news_banner

Karo, MISTAR.ID- Sejumlah pelanggan Wifi IndiHome di wilayah Kabanjahe dan Berastagi, Kabupaten Karo, mengeluhkan lambannya penanganan gangguan jaringan internet oleh teknisi lapangan.

Keluhan tersebut disampaikan pelanggan yang mengaku sudah berulang kali melaporkan kerusakan jaringan melalui call center, namun perbaikan kerap membutuhkan waktu berhari-hari bahkan hingga berminggu-minggu.

Salah seorang pelanggan bermarga Karo-Karo mengatakan, perusahaan dinilai cepat mengambil tindakan ketika pelanggan terlambat membayar tagihan, tetapi tidak sigap saat menangani gangguan layanan.

"Kalau telat pembayaran tidak sampai hitungan jam, wifi langsung dimatikan. Tetapi saat kami melapor kerusakan, perbaikannya bisa berhari-hari bahkan berminggu-minggu," ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Menurutnya, gangguan internet yang berkepanjangan berdampak pada usaha kedai kopi yang dikelolanya. Sejumlah pelanggan disebut memilih berpindah ke tempat lain yang memiliki akses internet lebih baik.

Keluhan serupa juga disampaikan warga Berastagi yang telah mengalami gangguan layanan selama dua hari. Ia menilai sebagian teknisi lapangan kerap menjanjikan akan datang melakukan perbaikan, namun tidak menepatinya.

"Teknisi yang memperbaiki jaringan internet juga banyak ditemui tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP)," katanya.

Menanggapi keluhan tersebut, salah seorang teknisi IndiHome yang enggan disebutkan namanya mengatakan pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin melayani pelanggan yang mengalami gangguan.

Menurutnya, setiap hari terdapat puluhan laporan kerusakan jaringan yang harus ditangani sehingga proses perbaikan membutuhkan waktu.

"Perlu diketahui bersama, gangguan tidak hanya terjadi pada satu pelanggan. Setiap hari ada puluhan gangguan yang harus kami perbaiki," ujarnya. (hm25)