KUA STU Jehe Luncurkan Gerakan Satu Pernikahan Satu Pohon

Calon pengantin yang akan menanam pohon dengan gerakan satu pernikahan satu pohon. (foto:dokumen KUA STU Jehe/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (27/8/2026) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sitellu Tali Urang (STU) Jehe, Kabupaten Dairi, meluncurkan inovasi pelayanan pernikahan melalui gerakan ‘Satu Pernikahan Satu Pohon’. Program ini memadukan pembinaan keluarga sakinah dengan kampanye kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Kepala KUA STU Jehe, Irwan Sidebang, menjelaskan bahwa gerakan tersebut mewajibkan setiap pasangan calon pengantin untuk menanam bibit pohon di lingkungan KUA sebagai bagian dari rangkaian bimbingan pranikah. Ia menyebutkan bahwa penanaman pohon menjadi simbol dimulainya perjalanan baru.
“Sebagaimana pohon membutuhkan tanah, air, dan perawatan untuk tumbuh, kehidupan rumah tangga juga memerlukan cinta, komunikasi, kesabaran, dan tanggung jawab kedua pasangan,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/8/2026).
Irwan memaparkan, inisiatif ini merupakan bentuk implementasi ekoteologi yang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Konsep tersebut mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan alam dan melarang perusakan di muka bumi sebagai wujud tanggung jawab manusia sebagai khalifah.
“Dengan gerakan ini, kami ingin memberikan pemahaman juga bagi pengantin bahwa menikah bukan hanya mempersiapkan kehidupan bersama, tetapi juga meninggalkan kebaikan untuk generasi selanjutnya,” tuturnya lagi.
Melalui program ini, pihaknya berharap momentum akad nikah tidak hanya sah secara administratif dan spiritual, tetapi juga menanamkan kesadaran ekologis.
Pohon yang ditanam diharapkan dapat tumbuh subur sekaligus menjadi pengingat bagi pasangan agar senantiasa merawat keharmonisan keluarga serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (hm27)























