Tuesday, September 29, 2026
home_banner_first
SUMUT

Kakanwil Kemenag Sumut Lepas 42 Santri Ikuti PPSN VI di Malang

Mistar.idSelasa, 29 September 2026 pukul 14.08 WIB
kakanwil_kemenag_sumut_lepas_42_santri_ikuti_ppsn_vi_di_malang

Pelepasan puluhan Kontingen Santri Sumut untuk mengikuti PPSN VI di Malang (foto:dokumen Humas Kemenag Sumut/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (29/9/2026) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (Kakanwil Kemenag Sumut), Ahmad Qosbi, melepas 42 kontingen Sumut untuk mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Malang, Jawa Timur, mulai 30 September hingga 6 Oktober 2026.

Kegiatan yang bertemakan ‘Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas’ itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Tahun 2026, yang akan diikuti sebanyak 1.500 santri dari seluruh Indonesia.

Saat pelepasan, Ahmad Qosbi memberikan tiga pesan penting bagi para peserta, yaitu menjaga niat dan adab, menjaga kesehatan dan keselamatan, serta memaksimalkan kesempatan berharga tersebut untuk menggali ilmu dan pengalaman, membangun jejaring, dan belajar kepemimpinan.

“Menuju Indonesia Emas, kita butuh generasi yang punya integritas tinggi, berkarakter, nasionalisme, kompeten, spiritualitas dan mampu bekerja sama dalam keberagaman,” katanya, Selasa (29/9/2026).

Ia mengatakan bahwa santri masa depan merupakan santri yang memiliki fondasi kuat pada nilai-nilai agama dan kebangsaan, berwawasan luas, serta memiliki kemampuan yang relevan dengan kehidupan masa kini.

“Santri juga harus mampu menguasai ilmu agama, terbuka akan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang. Namun, tradisi keilmuan pesantren tetap dipertahankan,” tuturnya.

Ahmad Qosbi mengingatkan bahwa para santri diberangkatkan bukan hanya untuk berkompetisi dan meraih juara, tetapi juga untuk belajar, menambah pengalaman, dan menjalin persaudaraan se-Nusantara.

“Berangkatlah dengan bismillah dan pulang dengan selamat, membawa pengalaman baik dan indah serta prestasi. Jaga nama baik pesantren dan Provinsi Sumatera Utara,” ucapnya lagi. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN