Monday, June 15, 2026
home_banner_first
SUMUT

IPAL SPPG Kelurahan Pasar Lahewa Sudah Sesuai Prosedur

Mistar.idSenin, 15 Juni 2026 13.11
AN
AZ
ipal_sppg_kelurahan_pasar_lahewa_sudah_sesuai_prosedur

Dapur SPPG Kelurahan Pasar Lahewa Nias Utara. (Foto: Asalsatu/Mistar)

news_banner

Nias Utara, MISTAR.ID

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Pasar Lahewa di bawah naungan Yayasan Cahaya Semesta Bersama menegaskan bahwa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang digunakan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dibangun sesuai prosedur.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Tim Pemerintah Kabupaten Nias Utara kembali melakukan peninjauan terhadap dua dapur MBG di Kecamatan Lahewa, Kamis (11/6/2026). Peninjauan dilakukan menyusul isu yang sempat mengaitkan limbah dapur MBG dengan dugaan pencemaran air PDAM Tirtanadi Unit Lahewa.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Utara, Sukemi Harefa, mengatakan hasil peninjauan menunjukkan sistem pengolahan limbah pada dapur MBG Fadoro Sitoluhili dan dapur MBG Kelurahan Pasar Lahewa telah sesuai dengan alur pengelolaan IPAL.

"Kolam pengolahan limbah dari dapur MBG Fadoro Sitoluhili dan MBG Kelurahan Pasar Lahewa Yayasan Cahaya Semesta Bersama sudah sesuai dengan alur pembuatan IPAL," ujar Sukemi.

Menurutnya, limbah yang dihasilkan dari aktivitas dapur telah melalui beberapa tahapan pengolahan sebelum dibuang ke saluran akhir. Air limbah juga melewati proses penyaringan menggunakan filter yang telah dipasang oleh pengelola.

Terkait dugaan pencemaran air yang sebelumnya dikaitkan dengan PDAM Tirtanadi Unit Lahewa, Sukemi menegaskan hasil peninjauan tidak menemukan adanya hubungan antara limbah dapur MBG dengan persoalan kualitas air PDAM.

"Tidak ada hubungannya dengan pencemaran air PDAM. Jadi tidak perlu dikait-kaitkan antara dapur MBG dengan PDAM Tirtanadi Unit Lahewa," tegasnya.

Sementara itu, mitra SPPG Kelurahan Pasar Lahewa menyatakan pembangunan IPAL di dapur MBG telah dilakukan sesuai prosedur. Hal tersebut, menurut mereka, juga diperkuat oleh hasil peninjauan Dinas Lingkungan Hidup ke lokasi dapur.

Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Nias Utara, Asanurdin Zendrato, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan melakukan monitoring terhadap sistem pembuangan limbah dari dua dapur MBG di Lahewa.

"Kami datang untuk melakukan monitoring terhadap lokasi pembuangan limbah dari kedua dapur MBG. Untuk hasil teknisnya disampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup," ujarnya.

Kegiatan monitoring itu turut dihadiri Asisten II Sekretariat Daerah, staf ahli, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Puskesmas Lahewa, aparatur organisasi perangkat daerah (OPD), mitra dapur MBG, dan awak media. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN