DLH Nias Utara Sebut IPAL Dapur MBG Lahewa Sudah Sesuai Standar Pengolahan Limbah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Utara, Sukemi Harefa (kanan), saat meninjau instalasi pengolahan limbah di dapur MBG Desa Fadoro Sitoluhili, Kecamatan Lahewa. (Foto: Istimewa/Mistar)
Nias Utara, MISTAR.ID
Tim Pemerintah Kabupaten Nias Utara kembali meninjau ke dua dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di Desa Fadoro Sitoluhili, Kecamatan Lahewa, Kamis (11/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, tim meninjau secara langsung sejumlah kolam pengolahan limbah hingga sistem penyaringan (filter) yang digunakan pada instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dapur MBG yang berada di bawah naungan Yayasan Dahan Ranting Berbuah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Utara, Sukemi Harefa, mengatakan sistem pengolahan limbah yang diterapkan di dapur MBG tersebut telah sesuai dengan alur pengelolaan IPAL.
"Kolam pengolahan limbah dari dapur MBG Fadoro Sitoluhili sudah sesuai dengan alur pembuatan IPAL," ujar Sukemi usai melakukan peninjauan.
Menurutnya, air limbah yang dihasilkan dari aktivitas dapur telah melalui beberapa tahapan pengolahan sebelum dibuang ke saluran akhir. Selain itu, air limbah juga melewati proses penyaringan menggunakan filter yang telah dipasang oleh pengelola.
Saat dimintai tanggapan terkait dugaan pencemaran air yang sempat dikaitkan dengan PDAM Tirtanadi Unit Lahewa, Sukemi menegaskan bahwa hasil peninjauan yang dilakukan tidak menunjukkan keterkaitan antara limbah dapur MBG dengan persoalan kualitas air PDAM.
"Tidak ada hubungannya dengan pencemaran air PDAM. Jadi tidak perlu dikait-kaitkan antara dapur MBG dengan PDAM Tirtanadi Unit Lahewa," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Nias Utara, Asanurdin Zendrato, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan melakukan monitoring terhadap sistem pembuangan limbah dari dua dapur MBG di Lahewa.
Menurutnya, hasil teknis dari kegiatan monitoring tersebut akan disampaikan oleh instansi yang berwenang, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Utara.
"Kami datang untuk melakukan monitoring terhadap lokasi pembuangan limbah dari kedua dapur MBG. Untuk hasil teknisnya disampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup," ujarnya.
Kegiatan monitoring tersebut turut dihadiri Asisten II Sekretariat Daerah, sejumlah staf ahli, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Puskesmas Lahewa, aparatur organisasi perangkat daerah (OPD), mitra dapur MBG, serta awak media.
PREVIOUS ARTICLE
'Receh' Tapi Cuma Damkar yang Bisa Tolong Mahasiswa Ini saat Kunci Motor Masuk ParitBERITA TERPOPULER




















