Dua Hektar Bawang Putih Samosir Gagal Panen, Kadistan: Sudah Kita Lapor ke Menteri

Teks Foto: Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom. (Pangihutan/mistar)
Samosir, MISTAR.ID - Pihak Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir mengklaim, gagal panen bawang putih di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, hanya terjadi pada lahan seluas 2 hektare di Dusun II.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom, mengatakan, lahan seluas 2 hektare tersebut ditanami bawang putih dengan menggunakan bibit sebanyak 1,6 ton pada 30 April 2026.
Menurut Tumiur, gagal panen di lahan tersebut telah dilaporkan kepada Kementerian Pertanian. Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan sumber air saat proses penanaman dilakukan.
“Pada saat penanaman 30 April lalu, embung yang tersedia masih satu unit sehingga tidak mencukupi kebutuhan air,” kata Tumiur.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut berbeda dengan keadaan saat ini. Di Desa Maduma telah ada lima unit embung yang dapat mendukung kebutuhan air untuk lahan pertanian.
Tumiur menyebut, dari lahan yang ditanami pada April lalu, terdapat lahan sekitar 1 hektare yang berhasil dipanen dengan produktivitas sekitar 10 ton.
“Sekarang sudah ada lima embung di Desa Maduma. Ada yang sudah dipanen 1 hektare dengan produktivitas sekitar 10 ton,” ujarnya.
Tumiur menambahkan, penanaman bawang putih pada April 2026 di Desa Maduma, kata Tumiur, secara keseluruhan mencapai 10,5 hektare. Dari luasan tersebut, lahan yang berada di Dusun II mencapai 2 hektare dengan kebutuhan bibit sebanyak 1,6 ton.
Namun, penjelasan tersebut berbeda dengan informasi yang sebelumnya disampaikan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Samosir melalui pemberitaan pada 2 Mei 2026.
Dalam pemberitaan tersebut disebutkan, Bupati Samosir Vandiko Timoteus Gultom turun langsung bersama petani melakukan penanaman bibit bawang putih bantuan Kementerian Pertanian RI di Dusun II Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, pada Kamis, 30 April 2026.
Saat itu, Pemkab Samosir menyebut penanaman bawang putih dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.
Dalam pemberitaan tersebut juga disebutkan bahwa sebanyak 16 ton bibit bawang putih disiapkan untuk ditanam pada lahan seluas 20 hektare.
Penanaman melibatkan Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo dan Kelompok Tani Lamtama sebagai penerima bantuan.
Perbedaan data tersebut terutama menyangkut luas lahan dan jumlah bibit yang ditanam. Dinas Pertanian kini menyebut penanaman di Desa Maduma pada April 2026 mencapai 10,5 hektare, dengan lahan yang gagal panen berada di Dusun II seluas 2 hektare dan menggunakan bibit 1,6 ton. (Pangihutan Sinaga/hm02)























