Friday, September 4, 2026
home_banner_first
SUMUT

Dampak Musim Hujan! Harga Kelapa di Medan Naik Rp1.000 per Butir

Mistar.idJumat, 4 September 2026 pukul 10.27 WIB
dampak_musim_hujan_harga_kelapa_di_medan_naik_rp1000_per_butir_

Dipicu musim hujan, harga kelapa di Pasar Medan mengalami kenaikan.(Foto: Kamal/mistar.id)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (4/9/2026) – Curah hujan tinggi selama dua pekan terakhir di Medan Utara dan sekitarnya memicu kenaikan harga sejumlah komoditas.

Salah satunya buah kelapa.Berdasarkan pantauan Mistar pada Jumat (4/9/2026) di Pasar Medan Marelan dan Pasar Hamparan Perak, harga kelapa per butir naik sekitar Rp1.000.

Pasokan Berkurang Akibat HujanRidwan, pedagang grosir dan eceran kelapa di kawasan Hamparan Perak, mengatakan pasokan kelapa berkurang dalam sepekan terakhir.

"Tingginya curah hujan membuat pasokan berkurang. Permintaan pasar juga seperti biasa, jadi harga naik sekitar Rp1.000 per butir," ujar Ridwan yang sudah 15 tahun berdagang kelapa.

Biasanya pasokan kelapa tidak hanya dari kebun Hamparan Perak, tetapi juga dari Batubara dan Aceh.

"Mungkin di wilayah itu hujan juga tinggi, jadi pasokannya ikut berkurang," tambahnya.

Saat ini harga eceran kelapa ukuran kecil yang sudah diparut dijual Rp5.000 per butir. Sebelumnya hanya Rp4.000. Untuk kelapa ukuran besar yang sudah diparut dijual Rp9.000 per butir. Rata-rata naik Rp1.000.

"Harga itu untuk eceran. Kalau untuk dijual kembali harganya pasti berbeda," jelas Ridwan.

Sementara itu, harga komoditas lain di pasar tradisional terpantau stabil. Cabai merah dijual Rp44.000 per kg. Bawang merah Rp28.000 per kg. Harga tomat justru turun dari Rp12.000 menjadi Rp10.000 per kg.(Kamaluddin/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN