Hujan 4 Jam Guyur Binjai, Jalan MT Haryono Kembali Banjir dan Ganggu Aktivitas UMKM

Para pengendara tampak ekstra berhati-hati saat melintas di badan jalan yang tergenang banjir setinggi betis orang dewasa. (foto:bayu/mistar)
Binjai, MISTAR.ID
Hujan deras yang mengguyur Kota Binjai selama kurang lebih empat jam menyebabkan Jalan MT Haryono, Kelurahan Damai, Kecamatan Binjai Utara, tergenang banjir setinggi betis orang dewasa, Jumat (19/6/2026) sore.
Genangan air yang menutupi badan jalan membuat para pengendara harus memperlambat laju kendaraan dan lebih ekstra berhati-hati saat melintas guna menghindari kecelakaan maupun kerusakan kendaraan.
Pantauan di lokasi menunjukkan, banjir tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang banyak berjualan di sepanjang Jalan MT Haryono. Banyak pedagang terpaksa menghentikan aktivitas jual beli karena minimnya pembeli yang datang saat kawasan tersebut tergenang air.
Baca Juga: Banjir Rob Kembali Rendam Medan Utara, Warga Pertanyakan Efektivitas Proyek Miliaran Rupiah
Salah seorang pedagang sayuran, Wahyu, mengeluhkan kondisi Jalan MT Haryono yang menurutnya hampir selalu terendam banjir setiap kali hujan deras turun.
“Di sini memang selalu banjir. Hujan satu jam saja sudah mulai tergenang. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan belum ada penanganan yang benar-benar menyelesaikan masalah,” ujarnya.
Wahyu berharap pemerintah dapat melakukan normalisasi saluran drainase yang ada di kawasan tersebut agar aliran air menjadi lebih lancar.
“Kalau bisa parit besar yang ada di sini dikeruk lagi supaya air mengalir lancar dan tidak meluap hingga menggenangi badan jalan,” katanya.
Sementara itu, Lurah Damai, Yunita Harahap, membenarkan bahwa Jalan MT Haryono merupakan salah satu titik yang kerap mengalami genangan saat curah hujan tinggi.
Menurutnya, selain tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir, kondisi bekas galian pipa juga diduga turut memengaruhi berkurangnya daya resap air di kawasan tersebut.
“Permasalahan ini sudah kami sampaikan kepada Camat Binjai Utara dalam beberapa kesempatan rapat. Namun, biasanya genangan di Kelurahan Damai relatif cepat surut. Meski demikian, memang daya resap air saat ini berkurang,” ujarnya.
Baca Juga: Antisipasi Banjir, Pemkab Deli Serdang Lanjutkan Normalisasi Sungai Cempaka di Hamparan Perak
Yunita menjelaskan pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan berharap instansi terkait dapat segera melakukan kajian terhadap kapasitas drainase maupun gorong-gorong yang ada.
“Kami berharap dinas terkait dapat membahas solusi yang tepat, apakah melalui pembesaran gorong-gorong atau saluran drainase. Mengingat wilayah Kelurahan Damai memang sejak lama menjadi daerah yang rawan tergenang ketika hujan turun,” katanya.
Selain itu, pihak kelurahan juga terus mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan rutin membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing. Namun, endapan tanah yang cukup tebal di dalam drainase dinilai turut menghambat aliran air sehingga memperparah genangan.
“Kita berdoa semoga permasalahan ini dapat segera teratasi sehingga masyarakat tidak lagi terganggu setiap kali hujan deras turun,” tutup Yunita.
Hingga berita ini ditulis, genangan air di sejumlah titik Jalan MT Haryono dilaporkan mulai berangsur surut seiring berkurangnya intensitas hujan. (hm27)
BERITA TERPOPULER
























