Wednesday, August 12, 2026
home_banner_first
SUMUT

APBD Toba 2027 Diproyeksi Rp1,17 Triliun, Pendapatan Turun Rp15 Miliar

Mistar.idRabu, 12 Agustus 2026 pukul 17.57 WIB
apbd_toba_2027_diproyeksi_rp117_triliun_pendapatan_turun_rp15_miliar

Rapat Paripurna di Gedung DPRD Toba, Senin (10/8/2026). (Foto: Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID – Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus mengatakan Pemerintah Kabupaten Toba telah menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Toba 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Toba, Senin (10/8/2026).

Rancangan tersebut menjadi acuan dalam penyusunan rancangan peraturan daerah tentang APBD Kabupaten Toba tahun anggaran 2027.

Menurut Audi, asumsi dasar yang digunakan dalam penyusunan kebijakan umum APBD Toba 2027 diselaraskan dengan tujuan dan sasaran yang akan dicapai sesuai Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

"Mewujudkan prioritas daerah tahun 2027 dengan memperhatikan tujuan dan sasaran pembangunan, rencana kerja pemerintah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Toba tahun 2026-2029 dan selaras dengan prioritas pembangunan Provinsi Sumatera Utara," ucap Audi Murphy, Rabu (12/8/2026).

Ia mengatakan, rancangan KUA dan PPAS Kabupaten Toba tahun anggaran 2027 meliputi pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan transfer, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah. Seluruh sumber pendapatan tersebut akan terus dioptimalkan sebagai sumber pembiayaan pembangunan di Kabupaten Toba.

"Dalam rancangan KUA dan rancangan PPAS APBD Kabupaten Toba tahun anggaran 2027, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp1.171.199.128.920 yang bersumber dari pendapatan asli daerah Rp114.888.595.920, pendapatan transfer Rp1.043.165.533.000 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp13.145.000.000," kata Audi.

Pendapatan daerah Kabupaten Toba pada 2027 diproyeksikan turun sekitar Rp15,07 miliar jika dibandingkan dengan target pendapatan dalam APBD induk tahun anggaran 2026 sebesar Rp1.186.266.389.533.

"Hal tersebut karena adanya penurunan proyeksi pendapatan asli daerah pada jenis pajak daerah. Selain itu, dalam perhitungan pendapatan tahun anggaran 2027 belum dimasukkan target pendapatan transfer pemerintah pusat berupa DAK fisik dan insentif fiskal karena belum terbitnya peraturan tentang rincian APBN yang memuat penetapan alokasi DAK fisik dan insentif fiskal," tuturnya.

Sementara itu, belanja daerah dalam rancangan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Toba tahun anggaran 2027 direncanakan sebesar Rp1.173.199.128.920, yang terdiri atas:

  1. Belanja operasi: Rp871.668.756.221,93.
  2. Belanja modal: Rp47.095.227.276,07.
  3. Belanja tidak terduga: Rp10.000.000.000.
  4. Belanja transfer: Rp244.435.145.422.

Untuk pembiayaan daerah, rancangan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Toba tahun anggaran 2027 direncanakan sebagai berikut:

  1. Penerimaan pembiayaan daerah berupa sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya: Rp5.000.000.000.
  2. Pengeluaran pembiayaan daerah berupa penyertaan modal daerah: Rp3.000.000.000.

Dengan proyeksi pendapatan Rp1,171 triliun dan belanja Rp1,173 triliun, rancangan APBD Toba 2027 masih menunjukkan selisih yang akan diperhitungkan melalui skema pembiayaan daerah.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN