Tuesday, July 14, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Ribuan Jemaah Padati Lapangan Adam Malik Pematangsiantar untuk Sholat Idul Adha

Mistar.idRabu, 27 Mei 2026 pukul 08.41 WIB
ribuan_jemaah_padati_lapangan_adam_malik_pematangsiantar_untuk_sholat_idul_adha

Masyarakat memadati lapangan Adam Malik (foto: abdi/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Ribuan umat Muslim memadati Lapangan H Adam Malik, Kecamatan Siantar Barat, untuk melaksanakan Sholat Idul Adha berjamaah, Rabu (27/5/2026).

Pantauan di lokasi, sejak pukul 06.30 WIB, masyarakat mulai tiba. Lapangan bersejarah tersebut perlahan berubah menjadi “lautan putih”. Busana bernuansa putih mendominasi para jemaah, menciptakan pemandangan yang indah, tertib, dan penuh kekhusyukan.

Anak-anak, remaja, hingga lansia tampak berbondong-bondong membawa sajadah masing-masing dan memenuhi setiap saf yang telah disediakan panitia.

Bagi masyarakat Pematangsiantar, Sholat Id di Lapangan Adam Malik bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momen spiritual yang sangat dinantikan. Suasana haru dan kebahagiaan mendalam terasa di tengah ribuan jemaah yang hadir.

Salah seorang warga Jalan Mataram, Ahmad Fauzi (45), mengungkapkan rasa syukurnya saat mengikuti Sholat Id di lapangan tersebut.

“Setiap kali melangkah ke Lapangan Adam Malik untuk Sholat Id, rasanya ada kedamaian yang sulit dijelaskan. Melihat semua orang memakai pakaian putih, saling bersalaman, dan mengagungkan nama Allah SWT membuat hati saya bergetar. Ini menjadi momen pembuktian cinta kepada Sang Pencipta sekaligus belajar dari keikhlasan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail,” ungkap Ahmad dengan mata berkaca-kaca.

Hal senada disampaikan Siti Rahma (38), yang datang bersama keluarga besarnya sejak pagi hari. Menurutnya, Idul Adha tahun ini membawa makna refleksi diri yang begitu kuat.

“Tahun ini terasa sangat khidmat. Di tengah berbagai ujian hidup, berkumpul di lapangan terbuka seperti ini membuat kami sadar betapa kecilnya manusia di hadapan Allah SWT. Idul Adha mengajarkan arti pengorbanan dan keikhlasan. Kami datang dengan hati yang bersih dan berharap doa-doa yang dipanjatkan bersama ribuan warga Siantar hari ini diijabah,” tutur Siti.

Gema takbir yang terus berkumandang hingga dimulainya sholat semakin menambah kekhusyukan suasana pagi yang cerah tersebut. Idul Adha di Pematangsiantar kembali menjadi simbol kuatnya ukhuwah Islamiyah, toleransi, dan kebersamaan di kota yang dikenal memiliki keberagaman yang tinggi.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN