Wednesday, June 24, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Pedagang Ingin Bangun Kios Sendiri, Pemko Siantar Siap Ambil Alih dan Tanggung Biaya Pembangunan

Mistar.idRabu, 24 Juni 2026 pukul 16.00 WIB
pedagang_ingin_bangun_kios_sendiri_pemko_siantar_siap_ambil_alih_dan_tanggung_biaya_pembangunan

Kepala BPBD Kota Pematangsiantar, Dedi Idris Harahap, Rabu (24/6/2026). (foto:hamzah/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (24/6/2026) – Kebakaran yang melanda kawasan Pasar Tradisional Dwikora Kota Pematangsiantar pada 18 Juni 2026 tidak hanya menyisakan puing-puing kios yang hangus. Di balik upaya pemulihan, muncul polemik antara pedagang dan pemerintah terkait pembangunan kembali kios yang terbakar.

Di satu sisi, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar menyatakan siap mengalokasikan anggaran untuk membangun kembali kawasan pasar yang terdampak kebakaran. Namun, di sisi lain, sebagian besar pedagang berharap dapat membangun kios mereka secara mandiri.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar, Dedy Idris Harahap, menyampaikan bahwa Pemko memberikan kemungkinan bagi para pedagang untuk membangun sendiri kiosnya.

"Itu kan asetnya pemerintah kota melalui PD PHJ. Walaupun nantinya mereka bangun sendiri, itu tetap tercatat sebagai aset pemerintah daerah," ujar Dedy, Rabu (24/6/2026).

Dedy mengatakan, saat ini masih terdapat satu persoalan yang harus dibahas terkait pembangunan kios. Karena itu, Pemko akan kembali menggelar pertemuan dengan para pedagang untuk berdialog dan mencari solusi bersama.

"Kita ingin walaupun mereka yang membangun, karena kondisinya darurat dan sederhana, tetap harus memperhatikan aspek-aspek tertentu. Ada desain sederhana yang dibuat Pemko melalui Dinas PUTR. Nanti desain itu akan dipaparkan kepada pedagang dengan tujuan agar mereka mengikuti desain tersebut," ujarnya.

Menurut Dedy, jika pembangunan dilakukan pemerintah, maka seluruh biaya akan bersumber dari anggaran pemerintah. Namun hingga saat ini, mayoritas pedagang masih berharap pembangunan dilakukan secara mandiri.

"Kalau mereka yang membangun, tentu menggunakan uang mereka sendiri. Makanya nanti akan diminta persetujuan dari seluruh pedagang. Jangan nanti ada yang membangun dan ada yang tidak. Kalau mayoritas memilih membangun sendiri dan ada yang tidak, maka akan diambil alih oleh Pemko," ucapnya.

"Jika ada pedagang yang tidak mampu membangun, Pemko akan membangunnya. Tapi tidak satu-satu, melainkan seluruhnya diambil alih," katanya menambahkan.

Ia juga menyinggung adanya pedagang yang kiosnya mengalami kerusakan hingga sekitar 70 persen, namun tetap bersikeras memperbaikinya sendiri. Menurut Dedy, kondisi tersebut akan kembali ditinjau oleh Dinas PUTR.

"Untuk itu akan ditinjau lagi oleh Dinas PU apakah layak atau tidak. Kalau kita yang membangun, tinggal masalah aset dan police line. Dibuka dulu police line, asetnya dikembalikan ke Pemko, baru akan dibangun," ujarnya.

Saat disinggung mengenai anggaran pembangunan, Dedy menegaskan secara umum Pemko Pematangsiantar siap membangun kembali kawasan Pasar Tradisional Dwikora yang terbakar.

"Sampai semalam Pak Sekda menyebut siap. Untuk estimasi jumlah anggarannya belum ada," ujarnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN