KWT di Pematangsiantar Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah

Kelompok Wanita Tani (KWT) kembangkan bibit tanaman hortikultura. (foto:istimewa/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (25/6/2026) – Strategi penganekaragaman pangan yang dijalankan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) berdampak positif bagi masyarakat.
Lewat inovasi pemanfaatan lahan pekarangan rumah, kelompok ini berhasil mengembangkan beragam jenis tanaman pangan, khususnya hortikultura dan sayur-sayuran, guna mendukung ketahanan pangan keluarga.
Kegiatan bercocok tanam di lahan sempit perkotaan ini difokuskan pada pemenuhan konsumsi rumah tangga. Hasil panen yang diperoleh digunakan untuk pemenuhan gizi keluarga sekaligus menghemat ekonomi rumah tangga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Pematangsiantar, Pardamean Manurung, mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan KWT menjadi salah satu program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Tentunya kegiatan ini untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan gizi keluarga. Anggota dari masing-masing kelompok menanam beragam jenis tanaman, terutama hortikultura dan sayur-sayuran,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).
Pada tahun 2024, program pengembangan pangan keluarga ini dilaksanakan oleh delapan KWT yang tersebar di lima kecamatan dan delapan kelurahan. Sementara itu, pada tahun 2025, sebanyak empat KWT berada di dua kecamatan dan empat kelurahan.
Meski demikian, Pardamean menambahkan bahwa kegiatan KWT masih menghadapi sejumlah tantangan. Beberapa kelompok mengalami kendala dalam membangun kerja sama antaranggota sehingga berpotensi menimbulkan konflik.
“Lewat kehadiran DKPP, kami mendorong penguatan kapasitas kelompok melalui pembinaan dan pendampingan penyuluh pertanian agar inovasi pangan dapat berkembang,” ujarnya. (hm27)
























