Monday, August 10, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

Meta Luncurkan AI Baru, Zuckerberg Dorong AS Longgarkan Aturan

Mistar.idSenin, 10 Agustus 2026 pukul 20.58 WIB
meta_luncurkan_ai_baru_zuckerberg_dorong_as_longgarkan_aturan_

Meta luncurkan AI baru. (foto: newyork post)

news_banner

California, MISTAR.ID - CEO Meta Mark Zuckerberg menyerukan pemerintah Amerika Serikat (AS) mengurangi hambatan bagi pengembangan kecerdasan buatan (AI) open-weight agar perusahaan dalam negeri mampu bersaing dengan pengembang teknologi serupa dari China.

Seruan itu disampaikan saat Meta meluncurkan Muse Glimmer, sistem open-weight baru pada Senin (10/8/2026).

Open-weight merupakan model AI yang bobot atau parameter hasil pelatihannya dapat diakses publik sehingga lebih mudah digunakan dan disesuaikan oleh pengembang lain. Meta juga berencana merilis lebih banyak produk sejenis.

Muse Glimmer berukuran jauh lebih kecil dibandingkan sistem AI terkemuka milik pesaing. Teknologi ini dirancang untuk menjalankan tugas berbasis agen (agentic tasks) dan dapat beroperasi pada komputer Mac atau PC dengan satu kartu grafis.

Meta menargetkan kebutuhan terhadap teknologi yang bisa berjalan langsung di perangkat pengguna, tanpa selalu bergantung pada layanan berbasis cloud.

Model open-weight umumnya lebih murah dibandingkan teknologi dari laboratorium AI frontier, seperti OpenAI dan Anthropic. Berbeda dengan sistem tertutup, komponen inti yang tersedia untuk publik memungkinkan pengembang melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan.

China Memimpin Persaingan

Zuckerberg menilai AS perlu meninjau kembali kebijakan AI agar perusahaan dalam negeri dapat bersaing dengan China di sektor open-weight.

Sejumlah perusahaan China, seperti Moonshot melalui Kimi K3, Alibaba dengan Qwen3.8-Max, dan DeepSeek lewat V4-Flash, disebut telah mengembangkan teknologi yang mampu menyaingi produk unggulan perusahaan AS.

"Laboratorium asing saat ini memiliki sejumlah keunggulan karena laboratorium AS harus mematuhi lebih banyak pembatasan dalam penggunaan data pelatihan," kata Zuckerberg dikutip Reuters, Senin (10/8/2026).

Ia menilai pengurangan hambatan tersebut lebih efektif dibandingkan membatasi akses terhadap produk open-source dari luar negeri.

Dukungan Zuckerberg muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran soal biaya AI dan keamanan siber. Hugging Face bahkan menggunakan teknologi open-weight asal China untuk membantu menghadapi serangan siber yang dilakukan model OpenAI.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump pada awal Agustus 2026 mengatakan pengembang tidak akan diwajibkan mengikuti uji keselamatan secara sukarela untuk sistem open-weight.

Zuckerberg juga mendukung teknik distillation, yakni penggunaan teknologi AI yang lebih kuat untuk melatih versi lebih kecil. Meta akan memberikan kewenangan kepada dewan direksi independen untuk menyetujui kriteria keselamatan sebelum produk dirilis.

Peluncuran Muse Glimmer menjadi bagian dari upaya Meta memperkuat posisinya dalam persaingan AI. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN