Monday, June 22, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Demi Bertahan Hidup, Pedagang Pasar Dwikora Pilih Bangun Kios Mandiri

Mistar.idSenin, 22 Juni 2026 pukul 10.55 WIB
EH
HH
demi_bertahan_hidup_pedagang_pasar_dwikora_pilih_bangun_kios_mandiri

Pedagang Pasar Dwikora terlihat mulai membangun ulang kios yang dilalap api. (Foto: Hamzah/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Pedagang korban kebakaran Pasar Tradisional Dwikora di Kota Pematangsiantar tetap membangun kios dengan biaya mereka sendiri. Padahal, Pemerintah Kota (Pemko) meminta pedagang tidak membangun kios dan menunggu arahan dari pemerintah.

Salah satu pedagang, Gultom, mengatakan mereka tidak akan menunggu imbauan dari Pemko karena bagi para pedagang persoalan ini bukan sekadar penataan pasar. Pertaruhannya adalah keberlangsungan hidup keluarga mereka.

"Kami akan membangun kios dengan biaya sendiri. Pedagang juga tidak akan bertindak anarkis. Tapi, kios yang kami bangun, jangan dibongkar," ujar Gultom, Senin (22/6/2026).

Pedagang lainnya yang menjadi korban kebakaran, Boru Sirait, mengatakan pedagang harus segera membangun kios karena desakan kebutuhan hidup. Menurutnya, pedagang tidak bisa terus menunggu.

“Ada spanduk yang meminta pedagang jangan membangun kios. Kalau begitu, kami makan apa kalau tidak berjualan," ujarnya.

Ditambah lagi, kata Sirait, saat ini menjelang tahun ajaran baru dan pedagang membutuhkan dana untuk anak masuk sekolah.

"Saat ini menjelang masuk anak sekolah. Pedagang korban kebakaran masih mencari modal usaha. Kami tidak punya pencarian lagi. Pedagang sudah sepakat membangun kios dengan biaya sendiri. Jangan larang kami," kata Boru Sirait lagi.

Sikap serupa juga disampaikan Agik Sibagariang. Ia menilai munculnya spanduk larangan tersebut tidak memberikan solusi terhadap persoalan utama yang dihadapi pedagang, yakni kepastian masa depan usaha mereka.

"Turunkan spanduk karena itu tak punya makna. Itu premanisme. Kami siap membangun kios sendiri karena sampai sekarang tidak ada kepastian kapan kios yang terbakar dibangun kapan. Sedangkan kami butuh kepastian,” katanya.

Dipantau Mistar di lokasi pagi ini, suasana di lokasi kebakaran mulai bersih dari sisa-sisa puing bangunan.

Sedangkan spanduk imbauan yang terpasang di beberapa titik kawasan Pasar Dwikora telah diturunkan sebagai bentuk protes pedagang. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN