Wednesday, September 30, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Universitas Simalungun Berangkatkan 539 Mahasiswa dan 67 DPL Ikuti Program Kampus Berdampak Tahun 2026

Mistar.idSabtu, 15 Agustus 2026 pukul 12.52 WIB
universitas_simalungun_berangkatkan_539_mahasiswa_dan_67_dpl_ikuti_program_kampus_berdampak_tahun_2026

Pelepasan mahasiswa USI untuk mengikuti program magang dan pengabdian 2026. (Foto: Indra/MISTAR)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID - Universitas Simalungun (USI) melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) memberangkatkan sebanyak 539 mahasiswa semester 5 dan 7 serta 67 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk mengikuti Program Kampus Berdampak Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan parkir Fakultas Ekonomi Kampus USI, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, pada Sabtu (15/8/2026) pukul 08.00 WIB.

Tampak hadir Wakil Rektor II Pandapotan Simatupang, S.E., M.M., Wakil Rektor III Dra. Asnewastri, M.Pd., para dekan, ketua program studi, dan dosen.

Pemberangkatan tersebut ditandai dengan arahan Rektor USI yang diwakili oleh Dra. Asnewastri, M.Pd. Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) sekaligus Ketua Kampus Berdampak, Assoc. Prof. Dr. Risjunardi Damanik, M.Pd., memberikan surat penugasan kepada para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang secara simbolis diwakili oleh seluruh Ketua Program Studi (Prodi).

Adapun program studi yang mengikuti kegiatan tersebut, yakni Prodi Manajemen, Prodi Ekonomi Pembangunan, Prodi Akuntansi, Prodi Agroteknologi, Prodi Agribisnis, Prodi Kehutanan, Prodi Bagian Pidana, Prodi Keperdataan, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Prodi Pendidikan Sejarah, Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Prodi Pendidikan Biologi, Prodi Teknik Mesin, dan Prodi Teknik Sipil.

Wakil Rektor III USI, Dra. Asnewastri, M.Pd., dalam arahan dan bimbingannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Program Kampus Berdampak merupakan program pemerintah dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto untuk meningkatkan mutu pendidikan serta mengoptimalkan aset dan talenta para mahasiswa.

"Adik-adik semua yang magang ini pasti memiliki akses dan talenta yang berbeda, namun memiliki peluang yang sama. Teruslah belajar dan berjuang," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Rektor III mengingatkan para mahasiswa USI agar memiliki dan mampu mewujudkan mimpi sehingga nantinya dapat menjadi orang besar serta melangkah nyata untuk meraih cita-cita masing-masing.

"Selama melaksanakan kegiatan Program Kampus Berdampak, diharapkan adik-adik menjadi orang-orang yang membawa aura positif sehingga memberikan dampak bagi diri sendiri. Tetap jaga nama baik USI di mana pun ditempatkan. Saya percaya mahasiswa semester 7 adalah orang-orang pintar dan luar biasa," pesan Dra. Asnewastri, M.Pd., mengakhiri arahannya.

Sementara itu, Ketua LPM sekaligus Ketua Kampus Berdampak, Assoc. Prof. Dr. Risjunardi Damanik, M.Pd., ditemui seusai kegiatan mengatakan bahwa Program Kampus Berdampak Tahun 2026 akan berlangsung selama satu semester, dimulai pada 18 Agustus 2026 hingga 5 Desember 2026.

Kegiatan tersebut diikuti 539 mahasiswa dari lima fakultas dan 67 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Sebanyak 516 mahasiswa melaksanakan magang dan asistensi mengajar secara mandiri yang ditempatkan di beberapa instansi resmi, sementara 23 mahasiswa lainnya dinyatakan lulus dalam seleksi magang bersertifikat di PTPN IV.

Tujuan kegiatan Program Kampus Berdampak adalah memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk mengenal dunia usaha dan industri selama satu semester.

"Selama enam semester sebelumnya, kita sudah membekali para mahasiswa di dalam pembelajaran secara teoritis. Jadi, satu semester kita memberikan kesempatan kepada mereka untuk belajar bagaimana sebenarnya dunia pekerjaan, industri, dan persekolahan secara nyata atau riil," ujar Ketua LPM.

"Harapannya, adik-adik yang mengikuti magang harus benar-benar mengambil ilmu yang didapatkan di lapangan sesuai bidang kerja bagi yang magang, dan bagi yang mengajar agar mempelajari dunia persekolahan. Yang paling utama, jaga nama almamater," tegas Assoc. Prof. Dr. Risjunardi Damanik.

Kepada para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Wakil Rektor III berpesan agar wajib mengantarkan mahasiswa ke lokasi atau tempat yang sudah ditentukan. Untuk lokasi yang jauh, para DPL diminta membangun komunikasi dengan mitra kerja.

"Semoga selama berlangsungnya kegiatan Program Kampus Berdampak Tahun 2026 ini berjalan lancar dan baik," pungkasnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN