RAM 12GB Mulai Jadi Standar Baru Smartphone di Era AI

Ilustrasi. (Foto: Erafone.com)
Medan, MISTAR.ID - Kapasitas RAM 8GB yang selama ini dianggap cukup untuk penggunaan smartphone sehari-hari mulai menghadapi tantangan seiring berkembangnya fitur kecerdasan artifisial (AI) yang diproses langsung di perangkat.
Dilansir dari Android Authority, RAM 8GB masih mampu menjalankan berbagai aplikasi dan game. Namun, kapasitas tersebut mulai terbatas ketika digunakan untuk fitur AI terbaru yang membutuhkan model AI berukuran besar dan harus dimuat ke dalam RAM.
Pemrosesan AI langsung di perangkat menawarkan sejumlah keunggulan, seperti respons yang lebih cepat, privasi lebih baik serta kemampuan bekerja tanpa koneksi internet. Data pengguna juga tidak perlu dikirim ke server cloud karena pemrosesan dilakukan langsung di smartphone.
Namun, model AI yang berjalan secara lokal membutuhkan beberapa gigabyte RAM agar dapat tetap aktif dan merespons perintah dengan cepat.
Pada lini Google Pixel, misalnya, model Gemini Nano 4 memiliki varian Gemma 4 E2B berukuran 4,2GB dan E4B mencapai 5,9GB. Dengan kebutuhan tersebut, smartphone membutuhkan RAM setidaknya 12GB agar masih tersedia ruang untuk menjalankan aplikasi lain.
Kebutuhan ini meningkat dibandingkan Gemini Nano 3 yang membutuhkan memori kurang dari 4GB. Gemini Intelligence juga menetapkan RAM 12GB sebagai salah satu persyaratan minimum, bersama AI Core dan Gemini Nano v3 atau versi yang lebih baru.
Kondisi tersebut membuat sejumlah smartphone kelas menengah hingga flagship keluaran sebelumnya yang memiliki RAM 8GB atau lebih rendah tidak dapat mengakses sejumlah fitur AI terbaru pada perangkat Android.
Google memang masih menyediakan Gemini Go untuk perangkat Android Go kelas bawah. Namun, fitur tersebut tetap membutuhkan RAM sekitar 2GB, sementara sejumlah perangkat di segmen tersebut hanya memiliki total RAM sekitar 4GB.
Apple juga meningkatkan kebutuhan RAM
Kebutuhan RAM yang lebih besar juga mulai terlihat pada perangkat Apple. Apple Intelligence sebelumnya membutuhkan RAM minimal 8GB. Persyaratan tersebut membuat iPhone 15 versi dasar dan sejumlah model lama dengan RAM 6GB tidak mendapatkan fitur tersebut.
Pada iOS 27, kebutuhan RAM untuk sejumlah fitur AI yang berjalan langsung di perangkat meningkat menjadi 12GB. Kapasitas tersebut dibutuhkan untuk fitur seperti Expressive Voices dan peningkatan kemampuan dikte.
Menurut Android Authority, saat ini hanya iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max dan iPhone Air yang mendukung fitur AI terbaru Apple, setidaknya sebelum perangkat baru lainnya diluncurkan.
Dengan perkembangan tersebut, RAM 12GB berpotensi menjadi batas minimum baru bagi smartphone yang ingin menjalankan fitur AI terbaru.
Padahal, sebelum perkembangan AI semakin pesat, RAM 12GB dianggap berlebihan untuk sebagian besar penggunaan smartphone flagship. RAM 8GB bahkan masih mampu menjalankan sejumlah aplikasi dan game secara bersamaan.
Namun, kondisi berubah ketika model AI harus terus berada di dalam RAM agar dapat memberikan respons dengan cepat. Smartphone dengan RAM 12GB dalam kondisi tertentu bisa hanya menyisakan sekitar 7GB untuk aplikasi dan game ketika model AI tetap aktif. (hm25/CNN Indonesia)
PREVIOUS ARTICLE
Spotify Siapkan Label AI Persona untuk Tandai Artis Buatan AI


















