Friday, September 25, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

Menkomdigi Dorong Microsoft Jadikan Indonesia Pusat Infrastruktur Digital ASEAN

Mistar.idJumat, 25 September 2026 pukul 16.12 WIB
menkomdigi_dorong_microsoft_jadikan_indonesia_pusat_infrastruktur_digital_asean

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mendorong Microsoft untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat infrastruktur digital di kawasan ASEAN. Harapan tersebut disampaikan seiring komitmen investasi Microsoft sebesar US$1,7 miliar atau sekitar Rp30,26 triliun di Indonesia.

Investasi akan difokuskan pada pengembangan infrastruktur cloud, kecerdasan artifisial (AI), serta penguatan ekosistem digital. Pemerintah berharap kehadiran Microsoft tidak sebatas menjadikan Indonesia sebagai pasar, tetapi juga sebagai basis pengembangan teknologi dan inovasi untuk kawasan.

“Kami berharap Indonesia dapat semakin menjadi bukan hanya pasar penting bagi Microsoft, tetapi juga pusat strategis infrastruktur digital dan inovasi di kawasan,” ujar Meutya dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).

Menurut Meutya, investasi Microsoft diharapkan memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kapasitas teknologi nasional. Manfaat tersebut antara lain melalui transfer teknologi dan pengetahuan, pengembangan talenta digital, serta peningkatan kemampuan pelaku industri teknologi dalam negeri.

Ia menilai pertumbuhan ekonomi digital membutuhkan dukungan infrastruktur yang kuat, inklusif, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat maupun dunia usaha. Karena itu, peningkatan investasi teknologi dinilai perlu dibarengi dengan penguatan kapasitas nasional.

Kolaborasi dengan Microsoft juga diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi institusi, perusahaan, pengembang, dan pelaku teknologi Indonesia untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh akses terhadap keahlian dan teknologi global.

Kerja sama kedua pihak mencakup sejumlah bidang, antara lain pengembangan AI, teknologi cloud, keamanan siber, serta penerapan tata kelola teknologi yang bertanggung jawab.

Pemerintah turut mendorong agar pengembangan keterampilan digital diselaraskan dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, peningkatan jumlah talenta digital tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis, tetapi juga membuka akses terhadap lapangan kerja dan jenjang karier di sektor teknologi.

“Tujuan kami bukan hanya meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki keterampilan digital, tetapi juga mengembangkan lebih banyak pengembang, inovator, insinyur, dan pemimpin digital Indonesia,” kata Meutya.

Di bidang AI, pemerintah saat ini juga menyiapkan kerangka tata kelola melalui rancangan Peraturan Presiden tentang Peta Jalan dan Etika AI. Regulasi tersebut diarahkan untuk menciptakan landasan bagi pengembangan AI yang aman, etis, inklusif, dan bertanggung jawab.

Meutya menegaskan, pemerintah ingin regulasi AI memberikan kepastian sekaligus perlindungan tanpa menjadi penghambat inovasi. Menurutnya, kepastian aturan diperlukan agar perkembangan teknologi dapat berlangsung secara bertanggung jawab.

Pembahasan dengan Microsoft turut mencakup isu pelindungan anak di ruang digital dan penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Pemerintah mengajak Microsoft memperkuat penerapan prinsip keamanan sejak tahap awal perancangan teknologi atau security by design. Pendekatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari pengembangan teknologi yang aman dan bertanggung jawab.

“Ke depan, kami ingin memperdalam komitmen Microsoft terhadap Indonesia melalui investasi infrastruktur digital, transfer teknologi dan pengetahuan, pengembangan talenta digital, serta kolaborasi yang lebih kuat untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi anak-anak Indonesia,” ujar Meutya.

Ia menambahkan, kemitraan dengan Microsoft diharapkan turut mendukung agenda Indonesia menuju Indonesia Emas 2045, khususnya melalui peningkatan kapabilitas dan daya saing digital nasional.

“Kami melihat Microsoft sebagai mitra penting dalam memperkuat kapabilitas dan daya saing digital Indonesia. Kami berharap Microsoft terus memperluas investasi dan komitmen jangka panjangnya di Indonesia,” ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN