Apple Rilis iOS 26.6, Fokus Peningkatan Keamanan

iOS 26.6. (Foto: Macrumors)
Jakarta, MISTAR.ID – Apple resmi menggulirkan pembaruan iOS 26.6 untuk pengguna iPhone. Meski tidak menghadirkan banyak fitur baru yang terlihat, pembaruan ini berfokus pada peningkatan keamanan dengan menutup lebih dari 75 celah yang ditemukan di berbagai komponen sistem.
Berdasarkan dokumen keamanan Apple, perbaikan mencakup sejumlah bagian penting, seperti kernel, WebKit, Wi-Fi, Siri, App Store, Neural Engine, ImageIO, hingga sistem pemrosesan kontak. iOS 26.6 mulai tersedia sejak 27 Juli 2026 untuk perangkat iPhone 11 dan model yang lebih baru.
Apple menjelaskan beberapa kerentanan tersebut berpotensi menimbulkan risiko serius jika dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Salah satunya memungkinkan aplikasi berbahaya keluar dari mekanisme isolasi (sandbox) yang selama ini berfungsi membatasi akses aplikasi ke sistem dan data pengguna.
Apple juga menutup kerentanan ImageIO yang berpotensi menjalankan kode ketika iPhone memproses gambar yang telah dimodifikasi secara khusus. Celah serupa ditemukan pada SceneKit, yang dapat dipicu melalui berkas berbahaya.
Pada komponen Contacts, sebuah aplikasi sebelumnya berpotensi menambahkan kontak tanpa izin pengguna. Sementara itu, celah pada fitur Accessibility dapat membuat data sensitif terlihat melalui iPhone Mirroring apabila penyerang memiliki akses fisik ke perangkat.
Celah Wi-Fi dan Safari Ikut Ditambal
iOS 26.6 memperbaiki lebih dari selusin kerentanan pada kernel. Dampaknya mencakup kebocoran memori, kerusakan sistem, penulisan data ke memori kernel, hingga kemungkinan melewati penyaring jaringan.
WebKit, mesin yang digunakan Safari untuk memuat halaman internet, juga mendapat serangkaian perbaikan. Celah yang ditutup berpotensi membocorkan memori, membaca berkas di luar sandbox, memalsukan tampilan antarmuka, atau menyebabkan Safari berhenti bekerja.
Dilansir dari detikInet, Selasa (28/7/2026), Apple turut memperbaiki kerentanan Wi-Fi yang memungkinkan penyerang di sekitar pengguna merusak memori proses perangkat. Hingga pembaruan dirilis, Apple tidak menyebut adanya bukti bahwa celah-celah tersebut telah dimanfaatkan dalam serangan aktif.
Meski demikian, pengguna tetap disarankan segera memperbarui perangkat. Setelah rincian kerentanan dipublikasikan, pelaku kejahatan siber dapat mempelajari celah tersebut untuk menyasar iPhone yang belum diperbarui.
iPhone Disiapkan untuk iOS 27
Selain memperbaiki keamanan, iOS 26.6 mengoptimalkan indeks Spotlight sebagai persiapan untuk iOS 27. Pembaruan besar berikutnya akan membawa peningkatan pada pencarian Spotlight dan Siri AI yang memerlukan pengindeksan data di perangkat.
Dengan memulai proses tersebut melalui iOS 26.6, Apple diharapkan dapat mempercepat dan memperlancar proses pembaruan menuju iOS 27 ketika dirilis nanti.
iOS 26.6 juga menambahkan peringatan ketika pengguna telah mencapai batas jumlah kontak yang bisa diblokir. Adapun fitur antipenjambretan yang sempat ditemukan dalam kode versi beta belum dipastikan tersedia pada versi final.
Pengguna dapat memasang iOS 26.6 dengan membuka Settings, memilih General, kemudian masuk ke Software Update. Sebelum memperbarui, pastikan baterai mencukupi, koneksi internet stabil, dan data penting telah dicadangkan. (Detik)
PREVIOUS ARTICLE
Ilmuan Sudah Temukan Bagaimana Cara Melihat Tumbuhan Bernapas
















