SMAN 2 Pematangsiantar Buka SPMB Jalur Prestasi, Siapkan 126 Kuota

Humas SMAN 2 Pematangsiantar, Salomo Krisman Silalahi. (Foto: Abdi/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
SMA Negeri 2 Pematangsiantar membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap kedua melalui jalur prestasi. Pada seleksi tahap kedua ini, SMAN 2 Pematangsiantar mengalokasikan kuota sebesar 35 persen yang dikhususkan untuk jalur prestasi.
Angka tersebut dibagi menjadi dua kategori utama, yakni prestasi akademik sebanyak 108 siswa dan prestasi nonakademik sebanyak 18 siswa. Selain jalur prestasi, pihak sekolah juga menyertakan sisa kuota dari jalur mutasi sebanyak 3 siswa, sehingga total daya tampung pada tahap ini siap diperebutkan oleh para calon peserta didik.
Kepala SMAN 2 Pematangsiantar, Rosmely Damanik, melalui Humas sekolah, Salomo Krisman Silalahi, menjelaskan seluruh proses pendaftaran tahap kedua ini dijadwalkan berlangsung singkat, mulai 18 hingga 24 Juni 2026.
“Sementara itu, pengumuman hasil seleksi yang dinanti-nanti akan diumumkan secara serentak pada 26 Juni 2026,” ujarnya kepada Mistar, Jumat (19/6/2026).
Salomo menegaskan seluruh calon peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk lolos dalam seleksi ini. Proses penilaian akan dilakukan secara objektif melalui kombinasi nilai rapor, tes kemampuan akademik, serta hasil tes khusus yang telah ditetapkan oleh panitia.
Pihak sekolah juga menjamin seluruh proses SPMB berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai prosedur resmi yang berlaku tanpa ada celah untuk manipulasi.
Kemudahan akses juga menjadi prioritas utama panitia. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring (online) untuk mempermudah masyarakat. Calon siswa dan orang tua dapat mengakses informasi resmi, panduan lengkap, hingga mengunggah berkas persyaratan langsung melalui situs resmi Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara di laman https://spmbsumutberkah.disdik.sumutprov.go.id.
Menyadari potensi adanya kendala teknis atau gagap teknologi di lapangan, Panitia SPMB SMAN 2 Pematangsiantar telah mengantisipasinya dengan menyediakan posko informasi di lingkungan sekolah.
“Posko ini diperkuat oleh petugas yang siap membantu dan memberikan solusi bagi masyarakat atau orang tua murid yang mengalami kesulitan saat melakukan proses unggah berkas secara online,” ucap Salomo.
Di akhir penjelasannya, Salomo memberikan imbauan agar para pendaftar bergerak cepat dan tidak menunda proses pendaftaran hingga hari terakhir.
“Ketelitian dalam mempersiapkan dokumen menjadi kunci utama kelulusan administrasi. Orang tua dan calon murid diminta memastikan semua data yang dimasukkan benar-benar valid, serta wajib membawa dokumen asli saat melakukan proses verifikasi fisik nantinya,” tuturnya. (hm25)
BERITA TERPOPULER






















