Monday, August 3, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Hari Anak Nasional di Toba, Lomba Cerdas Cermat SMP Disiapkan Cetak SDM Berdaya Saing

Mistar.idSenin, 3 Agustus 2026 pukul 18.13 WIB
hari_anak_nasional_di_toba_lomba_cerdas_cermat_smp_disiapkan_cetak_sdm_berdaya_saing

Cerdas cermat tingkat SMP di Hari Anak Nasional Kabupaten Toba. (Foto:Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID (3/8/2026) – Lomba cerdas cermat tingkat SMP dalam rangka Hari Anak Nasional ke-42 di Kabupaten Toba diharapkan mampu membentuk karakter dan mental anak sejak dini sehingga melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Eston, mengatakan melalui kompetisi cerdas cermat yang dilaksanakan pada peringatan Hari Anak Nasional tingkat kabupaten, kualitas sumber daya manusia dapat ditingkatkan sejak usia dini.

"Melalui ajang cerdas cermat ini, kita berharap mental setiap anak akan terbangun sehingga mampu mewujudkan sumber daya manusia yang berdaya saing," ucap Eston.

Eston juga mengingatkan kepada para peserta bahwa dalam setiap pertandingan pasti ada yang menang dan kalah. Menurutnya, yang terpenting adalah semangat juang dalam berkompetisi secara sportif serta kepercayaan yang telah diberikan oleh kecamatan masing-masing untuk mengikuti lomba tersebut.

"Meskipun nantinya ada yang kalah, ini bukan akhir dari segalanya, namun menjadi awal menuju kesuksesan. Sebab, kegagalan sangat berpotensi menjadi keberhasilan yang akan kita raih pada kesempatan berikutnya," tutur Asisten I.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan, dan Perlindungan Anak, Melati Silalahi, mengatakan penilaian lomba cerdas cermat tingkat SMP terbagi dalam tiga tahapan untuk menentukan tim terbaik.

"Cerdas cermat terlebih dahulu dilakukan tahap seleksi. Setelah menghasilkan tim terbaik, selanjutnya masuk ke semifinal. Tim yang lolos semifinal kemudian akan bertanding di final untuk menentukan pemenang," ujar Melati, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, sebelum ditentukan tim terbaik dari 18 peserta, seluruh peserta mengikuti tahap seleksi dengan sistem tanya jawab lisan. Setiap tim mendapat 15 soal yang terdiri atas lima soal IPS, lima soal Matematika, dan lima soal IPA.

"Untuk tahap semifinal, soal yang diberikan kepada peserta terbagi dalam tiga babak, yakni babak rebutan sebanyak tiga soal, babak lempar tiga soal, dan babak wajib tiga soal. Jadi, seluruhnya ada sembilan soal untuk masing-masing tim. Selanjutnya, di babak final akan tersisa tiga tim yang menghadapi enam soal lempar dan enam soal wajib," ucapnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN