Sunday, June 28, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Timnas Iran Bakal Ikut Piala Dunia 2026, Tapi Ada Syaratnya

Mistar.idSenin, 11 Mei 2026 pukul 10.52 WIB
timnas_iran_bakal_ikut_piala_dunia_2026_tapi_ada_syaratnya

Timnas Iran. (Foto: AFP/Atta Kenare)

news_banner

Teheran, MISTAR.ID

Tim Nasional (Timnas) Iran bakal mengikuti Piala Dunia 2026 di United States, Canada, dan Mexico pada Juni hingga Juli mendatang.

Namun, Timnas Iran meminta beberapa syarat kepada FIFA dan negara tuan rumah di tengah memanasnya hubungan Iran dengan Amerika Serikat.

Football Federation Islamic Republic of Iran (FFIRI) meminta pihak penyelenggara harus mempertimbangkan berbagai kekhawatiran yang diajukan Timnas Iran.

Ketua FFIRI, Mehdi Taj, mengungkapkan Iran telah menyerahkan 10 syarat kepada FIFA menjelang turnamen yang dimulai pada 11 Juni 2026. Salah satu tuntutan utama adalah jaminan visa bagi seluruh pemain, pelatih, dan ofisial, termasuk mereka yang pernah menjalani dinas militer di Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

Permintaan itu mencuat setelah Mehdi Taj ditolak masuk ke Kanada saat hendak menghadiri Kongres FIFA bulan lalu. Keterkaitannya dengan IRGC disebut menjadi alasan utama penolakan tersebut.

Selain soal visa, Iran juga meminta jaminan penghormatan terhadap bendera dan lagu kebangsaan, serta peningkatan pengamanan di bandara, hotel, dan stadion. Otoritas Iran turut meminta agar jurnalis tidak mengajukan pertanyaan di luar isu teknis sepak bola.

Namun, dalam konteks Iran, batas antara olahraga dan politik kerap sulit dipisahkan. Topik seperti pemilihan pemain, dukungan publik terhadap tim nasional, hingga atmosfer pertandingan sering kali memiliki dimensi politik yang kuat.

Sebagian tuntutan Iran dinilai dapat difasilitasi FIFA, terutama terkait logistik turnamen dan protokol resmi. Meski demikian, urusan visa dan pemeriksaan perbatasan sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah Amerika Serikat.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, sebelumnya menyatakan bahwa pemain tim nasional Iran akan diizinkan masuk untuk mengikuti turnamen. Namun, ia menegaskan individu yang memiliki hubungan dengan IRGC masih berpotensi menghadapi pembatasan.

Situasi ini menempatkan FIFA pada posisi yang tidak mudah, antara menjamin partisipasi seluruh tim yang lolos dan menghadapi realitas politik yang menyelimuti hubungan Iran dan Amerika Serikat.

Meski ketegangan geopolitik masih tinggi, hingga kini tidak ada tanda-tanda Iran akan mundur dari Piala Dunia. Sebaliknya, berbagai perkembangan terbaru menunjukkan adanya negosiasi intensif antara FIFA, pemerintah Iran, dan otoritas AS guna memastikan keikutsertaan Iran berjalan tanpa hambatan. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN