Stoke City vs Leicester City: Gol Cepat Wilmot Bawa The Potters Unggul di Championship

Stoke City vs Leicester City (Foto: Istimewa/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Stoke City membuka keunggulan cepat atas Leicester City dalam laga pekan ke-33 EFL Championship, Sabtu (21/2/2026) di bet365 Stadium. Gol Ben Wilmot pada menit ketiga langsung mengubah atmosfer pertandingan dan membuat tuan rumah tampil penuh percaya diri.
Gol Kilat yang Mengguncang
Belum genap lima menit laga berjalan, Stoke sudah memimpin. Berawal dari skema bola mati yang dikirim akurat oleh Aaron Cresswell, Wilmot sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang Leicester untuk mencetak gol pembuka.
Gol cepat tersebut membuat Stoke bermain lebih agresif. Mereka mendominasi penguasaan bola hingga 62 persen di 10 menit pertama, mencatat dua tembakan dan satu peluang emas. Leicester, sebaliknya, kesulitan keluar dari tekanan dan belum mampu menciptakan peluang berarti.
Dominasi Stoke di Awal Laga
Secara statistik, Stoke tampil lebih efektif:
- Penguasaan bola: 62%
- Expected Goals (xG): 0,40
- Total tembakan: 2
- Peluang besar: 1
Permainan disiplin di lini tengah yang dikomandoi Ben Pearson dan Tatsuki Seko membuat aliran bola Leicester kerap terputus.
Leicester di Bawah Tekanan
Tim tamu mencoba merespons lewat kecepatan Stephy Mavididi dan pergerakan Patson Daka. Namun solidnya pertahanan Stoke membuat serangan Leicester belum membuahkan hasil.
Laga ini juga menjadi ujian awal bagi pelatih anyar Leicester, Gary Rowett, yang ditunjuk hingga akhir musim. Ia menghadapi tantangan berat untuk membangkitkan konsistensi tim di sisa kompetisi.
Di sisi lain, Stoke besutan Mark Robins tampil disiplin dan penuh determinasi demi mengamankan tiga poin penting di kandang.
Rekor dan Tekanan Mental
Secara head to head, Leicester lebih unggul dalam sejarah pertemuan kedua tim. Namun malam ini, Stoke menunjukkan mentalitas berbeda. Dukungan penuh publik bet365 Stadium memberi energi tambahan bagi The Potters untuk menjaga keunggulan.
Jika Leicester tidak segera meningkatkan intensitas dan kreativitas lini tengah, laga berpotensi semakin sulit bagi mereka.





















