Wednesday, August 12, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Quartararo Ungkap Alasan Tinggalkan Yamaha

Mistar.idRabu, 12 Agustus 2026 pukul 21.35 WIB
quartararo_ungkap_alasan_tinggalkan_yamaha

Fabio Quartararo memberikan keterangan seusai MotoGP Inggris. (foto: crash.net)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Fabio Quartararo mengungkap alasan di balik keputusannya meninggalkan Yamaha setelah MotoGP 2026. Juara dunia MotoGP 2021 itu mengaku membutuhkan tantangan baru setelah tak lagi menikmati balapan bersama pabrikan Jepang tersebut.

Dalam wawancara eksklusif dengan Crash.net, Quartararo mengatakan keterbatasan motor membuatnya kesulitan bersaing meski merasa telah mengeluarkan kemampuan maksimal.

"Saya benar-benar tidak menikmatinya saat ini," ujar Quartararo. Ia mengaku frustrasi ketika dilewati pembalap lain, sementara dirinya kesulitan melakukan manuver untuk merebut dan mempertahankan posisi.

Salah satu kekecewaan Quartararo datang dari pengembangan Yamaha M1 bermesin V4. Ia berharap proyek tersebut memberikan peningkatan signifikan, tetapi menilai perkembangan motor tidak sesuai ekspektasi.

Menurutnya, paket motor saat ini masih sangat mirip dengan versi awal yang pernah dijajal. Yamaha dinilai gagal membuat lompatan besar dalam pengembangan motor pada akhir 2025.

Keputusan hengkang ternyata sudah dibuat Quartararo sejak tes Valencia 2025. Ketika itu, ia belum mengetahui tim mana yang akan menjadi tujuan berikutnya, tetapi merasa membutuhkan sesuatu yang baru.

Quartararo akhirnya memilih Honda untuk MotoGP 2027. Meski mengakui kepindahan tersebut sebagai pertaruhan, pembalap Prancis itu tertarik dengan arah pengembangan motor Honda untuk menghadapi regulasi baru.

Ia juga menilai Honda mulai lebih cepat mengambil keputusan. Sebaliknya, Quartararo menganggap Yamaha selama beberapa tahun terakhir terlalu berhati-hati dalam pengembangan motor dibandingkan pabrikan Eropa seperti Ducati dan Aprilia.

Quartararo telah bersama Yamaha sejak debutnya di MotoGP pada 2019 dan naik ke tim pabrikan pada 2021. Pada musim pertamanya bersama tim pabrikan, ia langsung meraih gelar juara dunia MotoGP. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN