Pelari AS Jonah Koech Dilarang Bertanding Tiga Tahun karena Doping

Jonah Koech juga memenangkan lomba 1500m Liga Berlian di Rabat, pada Mei 2025. (foto: getty images via bbc)
Colorado, MISTAR.ID - Pelari jarak menengah Amerika Serikat, Jonah Koech, dijatuhi larangan bertanding selama tiga tahun setelah melakukan pelanggaran doping.
Badan Antidoping Amerika Serikat (USADA) menyebut pelanggaran Koech terdeteksi melalui nilai darah yang sangat tidak lazim dalam paspor biologis atlet (ABP). Sistem tersebut memantau perubahan parameter darah untuk mengidentifikasi indikasi doping meski tidak ditemukan hasil positif dari tes obat.
“Koech didiskualifikasi dari seluruh hasil kompetisi yang diperoleh pada dan setelah 30 Juli 2025, tanggal sampel darah abnormal pertamanya, termasuk pencabutan medali, poin, dan hadiah,” kata USADA dalam pernyataan resminya seperti dikutip BBC, Selasa (11/8/2026).
Sanksi tersebut membuat Koech kehilangan gelar juara nomor 1.500 meter putra pada Kejuaraan Atletik Outdoor Amerika Serikat 2025. Saat itu, ia secara mengejutkan menang dengan catatan rekor kejuaraan 3 menit 30,17 detik, mengungguli Ethan Strand dan juara Olimpiade 2024 Cole Hocker.
Sampel darah Koech diambil pada 30 Juli dan 8 Agustus 2025. Ia terakhir bertanding pada Kejuaraan Dunia di Tokyo, September 2025, saat finis di posisi ke-13 final 1.500 meter.
Koech lahir di Kenya dan berkompetisi di level perguruan tinggi Amerika Serikat pada 2015-2019 sebelum memenuhi syarat untuk mewakili AS pada Juni 2021. (*)






















