Thursday, September 24, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Janpiter Napitupulu Bagikan Tips Jadi Karateka Berkualitas di Indonesia

Mistar.idKamis, 24 September 2026 pukul 10.27 WIB
janpiter_napitupulu_bagikan_tips_jadi_karateka_berkualitas_di_indonesia

Mantan atlet Sumatera Utara (Sumut) dan Indonesia, Janpiter Napitupulu. (Foto: Iqbal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Mantan atlet Sumatera Utara (Sumut) dan Indonesia, Janpiter Napitupulu, membeberkan kiat menjadi seorang karateka yang memiliki kemampuan baik. Pernah menjadi atlet karate, Janpiter beranggapan berlatih di padepokan saja tidak cukup.

Janpiter mengatakan, sebagai seorang karateka yang baik, para atlet tidak cukup hanya berlatih di tempat latihan. Menurutnya, karateka harus bersedia meluangkan waktu untuk menambah porsi latihan secara mandiri.

"Agar kita berhasil, kita harus disiplin. Kita tidak cukup hanya latihan di dojo (padepokan), di luar itu kita harus lakukan latihan tambahan. Nah sekarang ini atlet kurang mempersiapkan latihan mandiri," ujarnya kepada Mistar, Kamis (24/9/2026) pagi.

Menurutnya, latihan mandiri tidak hanya dapat mengimplementasikan pelajaran yang didapatkan dari pelatih di tempat latihan, namun juga bisa menjadi wadah mengembangkan kemampuan.

Meski begitu, peraih medali emas PON XVI tahun 2004 di Palembang itu pun mengaku optimis dengan atlet-atlet karate yang dimiliki Indonesia saat ini. Ia hanya berharap adanya persaingan yang sehat di antara atlet agar talenta berkualitas bisa ditemukan.

"Ya kita harus optimis dengan atlet-atlet kita di kejuaraan yang diikutinya di level nasional maupun internasional, tinggal lagi kita harus persiapkan lapis satu dan lapis dua. Agar nanti muncul terus yang terbaik, persaingan yang sehat juga muncul, kita juga mudah memunculkan bibit-bibit yang berkualitas," ucapnya.

Janpiter pun mengatakan keikutsertaan dalam kejuaraan di luar negeri harus lebih diperbanyak. Sebagai karateka yang pernah membela Indonesia di level Asia Tenggara, ia menilai pengalaman internasional sangat dibutuhkan bagi para atlet.

"Kemudian atlet-atlet yang di Pelatnas juga harus diberikan pengalaman uji coba ke luar negeri, kompetisi di luar negeri juga sudah banyak sekarang ini," ujar Janpiter yang pernah meraih medali perunggu di SEA Games Vietnam.

Kemudian, hal yang paling penting bagi seorang atlet adalah mental. Menurutnya, seorang atlet akan dihadapkan dengan tekanan dari pengurus yang berharap atlet membawa pulang prestasi, tekanan dari lawan, maupun dari penonton.

"Kalau bicara yang harus dipersiapkan, sebenarnya teknik-teknik tentu sudah diberikan oleh pelatih, tapi ketika atlet mengalami penurunan, mental lah yang diperlukan. Mental sangat diperlukan di pertandingan, karena banyak tekanan yang akan dihadapi," tutur Janpiter.

Janpiter sendiri adalah mantan karateka kebanggaan Sumut yang kini memilih jalan sebagai seorang perwira kepolisian. Meski begitu, dirinya tidak lupa untuk mengabdikan diri dan tetap melatih atlet-atlet karate, termasuk di Program Pembinaan Intensif (PPI) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara.

Pria kelahiran Siborongborong 1974 itu pun kini sedang disibukkan menjadi Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan. Janpiter juga pernah dikenal menjabat sebagai Kapolsek Percut Sei Tuan. Ia menceritakan dirinya mengawali diri mendalami dunia karate sejak duduk di bangku SMP.

Prestasi demi prestasi pun pernah diraihnya, mulai dari peraih medali di PON hingga mewakili Indonesia di SEA Games. Tidak hanya itu, dirinya juga pernah bertanding di kejuaraan dunia di Filipina dan Spanyol.

Meski mengatakan masuk ke dunia kepolisian adalah kehendak pribadinya, namun Janpiter mengakui aktifnya diri sebagai seorang karateka adalah modal besar dirinya bisa mudah melalui tes kepolisian.

"Saya dari Tapanuli Utara, dulu pertama kali karate di SMP lah. Jadi dulu bisa masuk Polisi, memang daftar sendiri, saya persiapkan fisik, belajar tes-tes kepolisian. Dengan ikutnya saya di Karate ini membuat tes saya setidaknya bisa lebih baik dari yang lain," katanya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN