Monday, July 20, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Empat Pemain Bersaing Ketat di Puncak Top Skor Liga Champions Wanita 2025

Mistar.idJumat, 14 November 2025 pukul 05.00 WIB
empat_pemain_bersaing_ketat_di_puncak_top_skor_liga_champions_wanita_2025

Ilustrasi, Empat Pemain Bersaing Ketat di Puncak Top Skor Liga Champions Wanita 2025. (foto:wikipedia/euro/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Fase grup Liga Champions Wanita UEFA (UWCL) 2025/26 baru berjalan separuh jalan, namun persaingan menuju gelar top skor sudah memanas. Hingga pertandingan ke-3 dari total 6 laga, empat pemain papan atas Eropa kini sama-sama memimpin daftar pencetak gol dengan torehan tiga gol.

Mereka adalah Ada Hegerberg (OL Lyonnais), Alexia Putellas (FC Barcelona Femení), Alba Redondo, dan Caroline Weir (keduanya dari Real Madrid Femenino).

Persaingan Panas di Puncak

Ada Hegerberg, striker andalan Lyon dan peraih Ballon d’Or pertama untuk pesepak bola wanita, menunjukkan kelasnya dengan mencetak dua gol krusial di Matchday 3 saat timnya menaklukkan Wolfsburg 3–1. Pengalamannya di kompetisi Eropa membuatnya tetap menjadi ancaman utama di kotak penalti.

Alexia Putellas, ikon Barcelona, menjadi satu-satunya pemain yang berhasil mencetak gol di tiga laga beruntun. Konsistensinya memperlihatkan bahwa sang gelandang serang kembali ke performa terbaiknya setelah cedera panjang.

Dari kubu Real Madrid Femenino, Alba Redondo dan Caroline Weir menunjukkan duet mematikan. Redondo menjadi pahlawan lewat brace-nya saat Madrid menundukkan AS Roma, sementara Weir menambah satu gol penentu kemenangan di laga berikutnya.

Di Balik Statistik: Klub Raksasa Tetap Dominan

Dominasi empat pemain dari klub elite seperti Lyon, Barcelona, dan Real Madrid menegaskan satu hal: top skor UEFA Women’s Champions League masih dikuasai klub dengan lini depan supertajam dan sistem permainan menyerang yang mapan.

Selain empat pemain teratas, sejumlah nama seperti Alessia Russo (Arsenal), Catarina Macario (Chelsea), dan Ewa Pajor (Barcelona) membuntuti dengan dua gol. Fase grup yang masih menyisakan tiga laga menjanjikan banyak perubahan dalam perebutan puncak. Demikian informasi dikutip dari laman resmi Liga Champions Wanita UEFA.

Momentum Kebangkitan Sepak Bola Wanita

Kompetisi musim ini menjadi sorotan besar karena peningkatan jumlah penonton dan liputan media yang signifikan. Keberhasilan Putellas, Hegerberg, Redondo, dan Weir tak hanya mencerminkan bakat individu, tapi juga kebangkitan pesat sepak bola wanita di Eropa.

Untuk para penggemar di Indonesia, persaingan ini memperlihatkan standar tinggi sepak bola wanita modern—perpaduan antara teknik, intensitas, dan taktik tingkat elite.

Menanti Penentuan di Paruh Kedua Fase Grup

Dengan tiga laga tersisa di fase grup, balapan menuju Golden Boot UWCL masih terbuka lebar. Siapa yang akan melesat lebih jauh? Apakah Putellas bisa mempertahankan konsistensinya, atau Hegerberg akan kembali membuktikan statusnya sebagai ratu Eropa?

Satu hal pasti—pertandingan selanjutnya akan menjadi panggung bagi bintang-bintang ini untuk menegaskan siapa penguasa sejati Liga Champions Wanita musim ini.

(*/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN