Dua Kiper Naturalisasi Terancam Absen, Timnas Indonesia Bakal Andalkan Penjaga Gawang Super League

Dua kiper naturalisasi Timnas Indonesia terancam absen. (foto: dok PSSI/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Dua kiper naturalisasi Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Emil Audero terancam absen di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Saatnya penjaga gawang Super League naik kelas?
Sepanjang ronde ketiga lalu, Timnas Indonesia dikawal dua kiper jebolan Eropa, Emil Audero dan Maarten Paes. Sayangnya, kabar buruk menimpa Garuda kurang dari dua pekan sebelum ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 ditandingkan.
Pasalnya, kiper utama Timnas Indonesia yang tampil di Liga Italia, Emil Audero harus mengalami cedera. Kiper kelahiran Mataram tersebut harus absen saat timnya, Cremonese bertandang ke markas Como di Stadio Giuseppe Sinigaglia dalam lanjutan Liga Italia Serie A.
Sebenarnya, nama eks kiper Juventus tersebut masuk dalam starting XI. Namun, Emil Audero harus menepi karena mengalami cedera pada sesi pemanasan.
Dikutip dari Tuttomercatoweb, Senin (29/9/2025), Audero mengalami kram otot saat menjalani pemanasan sebelum pertandingan. Pelatih Davide Nicola tak mau mengambil risiko untuk memainkannya di partai ini.
Masih belum diketahui berapa lama Emil Audero bakal absen. Sementara itu, kabar tak jauh berbeda dartang dari Amerika Serikat tempat Maarten Paes mengadu nasib.
Maarten Paes sebenarnya mengalami cedera hamstring sejak Juli 2025. Akibatnya, Paes harus melewatkan beberapa laga penting bersama FC Dallas dan Timnas Indonesia.
Kiper kelahiran Nijmegen tersebut juga absen saat Timnas Indonesia bertanding di FIFA Matchday September 2025. Sang penjaga gawang juga dipastikan absen saat FC Dallas bertandang ke markas Portland Timbers pada akhir pekan ini.
Kabar ini jelas menjadi berita buruk bagi Timnas Indonesia dan publik berharap dengan kualitas kiper dari tim-tim Super League. Sepanjang Kualifikasi Piala Dunia 2026, sudah ada dua kiper dari Super League yang dipercaya tampil.
Keduanya adalah Ernando Ari dan Nadeo Argawinata. Ernando Ari tampil enam kali bersama Timnas Indonesia di ajang tersebut, sedangkan Nadeo Argawinata cuma main dua kali. Namun, seluruh penampilan kedua penjaga gawang terjadi pada ronde pertama dan kedua.
Ernando Ari sebenarnya tampil cukup apik dengan hanya kebobolan tiga kali dalam enam pertandingan. Sementara Nadeo Argawinata harus memungut bola dari gawangnya yaitu lima kali.
Meski begitu, penampilan Ernando Ari bukannya tanpa catatan mengkhawatirkan. Pasalnya, kiper Persebaya Surabaya tersebut pernah melakukan blunder saat Timnas Indonesia kalah 0-2 dari Irak. Blundernya terjadi saat bola yang dikuasainya direbut oleh Ali Jassim dan jadi gol kedua Irak sore itu. (*/hm18)


















