Monday, August 24, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Dihajar Brighton 4-0, Kapten Villa Minta Maaf, Emery Soroti Keruntuhan 20 Menit

Mistar.idSenin, 24 Agustus 2026 pukul 15.27 WIB
dihajar_brighton_40_kapten_villa_minta_maaf_emery_soroti_keruntuhan_20_menit

Kapten Aston Villa John McGinn. (foto: Sky Sports)

news_banner

Brighton, MISTAR.ID - Aston Villa menelan kekalahan telak 0-4 dari Brighton di Amex Stadium. Kapten John McGinn langsung meminta maaf kepada para pendukung, sementara pelatih Unai Emery menyoroti periode sekitar 20 menit yang membuat timnya kehilangan kendali pertandingan.

Dilansir dari Sky Sports, Villa sebenarnya mengawali laga dengan cukup baik dan sempat menciptakan peluang melalui Emi Buendia. Namun, permainan mereka kemudian runtuh ketika Brighton mampu mencetak empat gol pada babak pertama.

Jack Hinshelwood mencetak dua gol hanya dalam rentang dua menit. Situasi Villa semakin buruk setelah Joao Gomes mendapat kartu merah lima menit sebelum turun minum dalam debutnya di liga.

McGinn mengakui timnya tampil jauh di bawah standar, terutama dalam proses terjadinya gol-gol Brighton.

“Gol-gol yang kami kebobolan memang buruk, tidak ada alasan untuk menghindari kenyataan itu,” kata McGinn.

Ia juga meminta maaf kepada suporter Villa yang telah mengeluarkan biaya dan waktu untuk datang mendukung tim di laga tandang.

“Tidak mudah untuk bepergian, membutuhkan biaya besar dan banyak waktu. Mereka tentu tidak ingin datang ke sini hanya untuk melihat timnya sudah tertinggal empat gol sebelum turun minum,” ujarnya.

Meski demikian, McGinn menilai ada sisi positif dari respons Villa pada babak kedua. Bermain dengan 10 orang dan tertinggal empat gol, mereka mampu mencegah Brighton menambah keunggulan.

“Kami jelas marah dan kecewa dengan hasil ini. Kami menetapkan standar tinggi dan penampilan tadi sangat jauh dari standar tersebut. Namun, ada bagian dari diri saya yang bangga dengan respons kami,” katanya.

McGinn juga mengingatkan Villa pernah mengalami awal musim buruk sebelumnya, tetapi tetap mampu bangkit.

“Musim lalu setelah lima pertandingan kami hanya punya satu poin. Mudah-mudahan musim ini bisa berjalan dengan cara yang sama,” ucapnya.

Sementara itu, Unai Emery mengaku sulit memahami bagaimana Villa bisa kehilangan pertandingan dalam waktu singkat setelah tampil baik pada fase awal.

“Kami memulai 10 sampai 15 menit pertama dengan sangat baik. Setelah itu saya tidak benar-benar memahami mengapa hanya dalam 20 menit kami kehilangan pertandingan sekaligus kehilangan seorang pemain,” kata Emery.

Pelatih asal Spanyol itu menilai kondisi tersebut menjadi bagian dari proses yang harus dilalui Villa.

“Kami tahu sepak bola tidak mudah. Selama empat tahun bekerja di Villa, kami juga harus bekerja dalam momen-momen sulit. Kami selalu bisa kembali ke periode yang bagus,” ujarnya.

Emery tetap memuji respons anak asuhnya setelah turun minum karena tidak menyerah meski peluang untuk mengejar ketertinggalan nyaris tertutup.

“Para pemain tidak menyerah. Mereka bekerja keras, menunjukkan komitmen dan terus berjuang,” katanya.

Kekalahan tersebut datang di tengah perubahan besar dalam skuad Villa setelah menjuarai Liga Europa dan lolos ke Liga Champions. Ezri Konsa, Youri Tielemans dan Morgan Rogers telah meninggalkan klub, sedangkan masa depan Emiliano Martinez serta Ollie Watkins masih menjadi bahan spekulasi.

Emery menegaskan pemain yang masih berada di skuad harus mempertahankan mentalitas untuk tidak mengeluh maupun saling menyalahkan, termasuk ketika menghadapi hasil buruk seperti di markas Brighton. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN