China Raih Perunggu, Swiss dan AS Dominasi Emas di Olimpiade Musim Dingin 2026

Peraih medali emas Franjo von Allmen dari Swiss memamerkan medalinya saat upacara penghargaan untuk cabang olahraga ski Alpen Super-G putra di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 di Bormio, Italia, 11 Februari 2026. (Foto: Xinhua/Yan Linyun)
Milan, MISTAR.ID
Atlet China Ning Zhongyan mempersembahkan medali pertama bagi negaranya di cabang olahraga es pada Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 setelah meraih perunggu di nomor seluncur cepat (speed skating) 1.000 meter putra.
Ning mencatatkan waktu 1 menit 7,34 detik, yang menjadi catatan terbaiknya di ketinggian rendah musim ini. Medali emas diraih Jordan Stolz dari Amerika Serikat dengan waktu 1 menit 6,28 detik sekaligus memecahkan rekor Olimpiade sebelumnya yang dipegang atlet Belanda Gerard van Velde sejak Salt Lake City 2002. Sementara itu, Jenning de Boo dari Belanda meraih medali perak.
Di cabang ski alpin, atlet Swiss Franjo von Allmen mencetak sejarah dengan merebut medali emas nomor super-G putra. Emas tersebut menjadi yang ketiga bagi von Allmen pada edisi ini setelah sebelumnya menang di nomor downhill dan kombinasi beregu, menjadikannya atlet ski alpin putra ketiga yang meraih tiga emas dalam satu Olimpiade Musim Dingin setelah Toni Sailer (Austria) dan Jean-Claude Killy (Prancis).
Italia juga meraih prestasi bersejarah di cabang luge nomor ganda dengan merebut emas di nomor putri dan putra. Pasangan Andrea Voetter dan Marion Oberhofer menjadi juara di nomor ganda putri dengan catatan waktu 1 menit 46,284 detik.
Sementara itu, di cabang ski gaya bebas nomor moguls putri, debutan Amerika Serikat Elizabeth Lemley meraih emas setelah juara bertahan Australia Jakara Anthony mengalami kecelakaan di final. Lemley mencatatkan 82,30 poin, unggul atas Jaelin Kauf yang meraih perak dan Perrine Laffont dari Prancis yang meraih perunggu.
Di cabang biathlon nomor individu 15 kilometer putri, atlet Prancis Julia Simon meraih emas dengan waktu 41 menit 15,6 detik, diikuti rekan setimnya Lou Jeanmonnot yang meraih perak. Lora Hristova dari Bulgaria meraih perunggu, sedangkan atlet China Meng Fanqi finis di posisi ke-26 yang menjadi hasil Olimpiade terbaik negaranya di biathlon sejak 2010.
Pada ski Nordik kombinasi normal hill putra, atlet Norwegia Jens Luraas Oftebro meraih emas setelah mencatatkan waktu 29 menit 59,4 detik, unggul satu detik atas Johannes Lamparter dari Austria.
Di nomor snowboard halfpipe putri, juara bertahan Chloe Kim dari Amerika Serikat memimpin babak kualifikasi dengan skor 90,25. Atlet China Cai Xuetong menempati posisi kelima dan lolos ke babak selanjutnya, sementara Liu Jiayu harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kecelakaan saat lompatan terakhir. Tim China memastikan kondisi Liu stabil dan tidak mengalami cedera tulang belakang. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Jadwal Siaran Langsung Malut United vs Persijap Jepara Hari Ini


















