Chelsea vs Juventus 0-1, Gol Indah Edon Zhegrova Jadi Pembeda

Ilustrasi, Chelsea Tumbang 0-1 dari Juventus, Gol Indah Edon Zhegrova Jadi Pembeda. (foto:fotmob/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (6/8/2026) — Chelsea harus mengakui keunggulan Juventus dengan skor tipis 0-1 dalam laga uji coba pramusim yang digelar di Kai Tak Sports Park, Hong Kong, Rabu (5/8/2026) malam WIB. Gol tunggal Edon Zhegrova pada babak kedua menjadi pembeda sekaligus memastikan kemenangan Bianconeri atas The Blues.
Meski lebih sering menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang, Chelsea gagal memaksimalkan kesempatan yang mereka miliki. Sebaliknya, Juventus tampil disiplin dalam bertahan dan mampu menghukum lawannya melalui satu momen brilian di babak kedua.
Chelsea Dominan, Juventus Tetap Mengancam
Chelsea langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit kick-off dibunyikan. Pergerakan Geovany Quenda di sisi kanan serta distribusi bola dari Moisés Caicedo menjadi sumber utama serangan tim asal London tersebut.
Peluang pertama hadir pada menit ke-12 ketika Danny Welbeck menyambut umpan silang Quenda melalui sundulan. Namun, bola masih melenceng dari sasaran. Semenit berselang, Quenda kembali mengancam lewat sepakan kaki kiri dari dalam kotak penalti yang juga belum menemui target.
Tekanan Chelsea terus berlanjut. Pada menit ke-29, Jamie Gittens hampir membuka keunggulan melalui sundulan hasil umpan silang Caicedo, tetapi bola kembali melebar tipis di sisi gawang Juventus.
Di tengah dominasi Chelsea, Juventus beberapa kali memberikan ancaman melalui serangan balik cepat. Fabio Miretti memperoleh peluang pada menit ke-20 sebelum Jérémie Boga memaksa Robert Sánchez melakukan penyelamatan penting lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-43.
Arkadiusz Milik juga sempat mengancam menjelang turun minum, tetapi sepakan kaki kirinya dari luar kotak penalti masih melebar. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap imbang tanpa gol.
Rotasi Besar Ubah Tempo Permainan
Memasuki babak kedua, kedua pelatih melakukan rotasi besar dengan memasukkan sejumlah pemain baru. Chelsea menurunkan Mike Penders, Estêvão, Nicolas Jackson, dan Mamadou Sarr, sedangkan Juventus memasukkan Mattia Perin, Bremer, Jonathan David, Augusto Owusu, hingga Edon Zhegrova.
Pergantian pemain membuat intensitas pertandingan meningkat. Chelsea kembali memperoleh dua peluang emas melalui Marco Palestra pada menit ke-49 dan ke-51. Namun, kedua percobaan tersebut berhasil digagalkan oleh Mattia Perin yang tampil sigap di bawah mistar Juventus.
Gol Spektakuler Zhegrova Pecahkan Kebuntuan
Juventus akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-68 melalui sebuah gol berkualitas.
Berawal dari kerja sama di sisi kiri, Kenan Yildiz mengirimkan umpan pendek kepada Edon Zhegrova yang berdiri di luar kotak penalti. Tanpa banyak kontrol, pemain asal Kosovo itu langsung melepaskan tembakan kaki kiri melengkung yang bersarang di pojok kiri atas gawang Chelsea.
Mike Penders tidak mampu menjangkau bola, sementara Juventus sukses unggul 1-0 lewat salah satu gol terbaik dalam pertandingan tersebut.
Perin Jadi Tembok Kokoh Juventus
Tertinggal satu gol, Chelsea meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan Liam Delap, Dário Essugo, Wesley Fofana, Roméo Lavia, hingga Dastan Satpaev.
Peluang demi peluang pun tercipta. Estêvão nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-82 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok atas gawang. Namun, Mattia Perin kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan gemilang.
Semenit kemudian, Dastan Satpaev juga menguji refleks Perin lewat sepakan keras dari luar kotak penalti. Kiper Juventus itu kembali tampil impresif dengan menggagalkan peluang tersebut.
Chelsea terus menekan hingga masa injury time. Roméo Lavia sempat mencoba peruntungan melalui tembakan jarak jauh pada menit ke-94, tetapi bola melambung di atas mistar.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Juventus mampu mempertahankan keunggulan 1-0 sekaligus menutup laga pramusim ini dengan kemenangan.
Evaluasi Jelang Musim Baru
Kekalahan ini memberikan pekerjaan rumah bagi Chelsea, terutama dalam penyelesaian akhir. The Blues mampu menciptakan cukup banyak peluang, tetapi kurang efektif saat memasuki sepertiga akhir lapangan.
Di sisi lain, Juventus menunjukkan efektivitas yang menjadi ciri khas mereka. Organisasi pertahanan tampil solid sepanjang pertandingan, sementara pergantian pemain memberikan dampak positif terhadap permainan tim.
Edon Zhegrova tampil sebagai pembeda lewat gol spektakulernya, sedangkan Mattia Perin layak menjadi salah satu pemain terbaik berkat serangkaian penyelamatan penting yang memastikan kemenangan tipis Bianconeri atas Chelsea.
(fotmob/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Preview Aston Villa vs Bayern Muenchen: Prediksi Skor, Lineup, Head to Head, dan Analisis Taktik

















